7 Tips Agar Laris Berjualan di Instagram – Berjualan lewat media sosial Instagram banyak dilakukan oleh para pebisnis online. Cara membuat akun yang mudah dan gratis, membuat banyak orang mencoba peruntungan bisnis lewat Instagram.

Instagram memang sedang hits untuk berbisnis. Fungsinya tidak lagi untuk eksis dan memposting foto pribadi. Tapi sudah banyak orang yang membuat akun khusus di Instagram untuk profil bisnisnya.

Baca Juga: 3 Cara Meningkatkan Follower Instagram yang Efektif

Bagi Anda yang menggunakan Instagram untuk berbisnis, media sosial ini bisa memberikan Anda keuntungan. Namun, bagaimana bisnis Anda di Instagram selama ini? Apakah produk Anda laris atau malah sepi pembeli?

Jika bisnis Anda masih sepi, mungkin ada beberapa hal yang kurang perhatikan saat mengelola akun Instagram Anda. Berikut 7 tips agar produk yang Anda jual di Instagram bisa menarik perhatian konsumen untuk membelinya.

Baca Juga: 5 Ciri-Ciri Calon Konsumen Potensial yang Harus Anda Perhatikan

7 Tips Sukses Berjualan Produk di Instagram

1Profil Harus Jelas

Sebaiknya Anda menggunakan profil Instagram bisnis agar lebih maksimal dalam berjualan. Kemudian tulis secara singkat deskripsi tentang bisnis Anda di bio Instagram. Lengkapi alamat website, alamat email, nomor telepon, dan contact person lain yang dapat dihubungi. Jangan lupa, ubah profile picture dengan gambar logo bisnis Anda.

2Perhatikan Konten

Sebelum mengunggah konten foto atau video, Anda harus memperhatikan kualitas visualnya. Untuk menarik perhatian dan mempercantik timeline Instagram Anda, maka Anda perlu memperhatikan kualitas konten yang Anda unggah. Jangan memposting foto atau video yang blur, karena membuat konsumen tidak tertarik untuk melihat, memberikan like dan komentar.

Baca Juga: 8 Tips Meyakinkan Konsumen untuk Belanja Online

3Jangan Fokus Pada Jumlah Like

Hal yang terpenting bukan seberapa banyak jumlah like yang Anda dapatkan, namun seberapa banyak transaksi yang terjadi dari postingan Anda. Lebih baik Anda fokus membuat konten yang kreatif untuk memasarkan bisnis Anda. Dengan fokus pada konten, konsumen bisa tertarik untuk memberikan like bahkan melakukan pembelian. Konsumen juga akan dengan senang hati untuk mengikuti akun Instagram Anda.

4Aktif Memposting

Anda perlu aktif memposting foto atau video pendek yang menarik tentang produk dan bisnis Anda untuk menghiasi timeline. Namun, jangan posting banyak konten sekaligus di waktu yang sama, karena postingan Anda dianggap mengganggu timeline follower Anda. Sebaiknya, posting foto atau video satu per satu di waktu yang berjauhan. Misalnya, di pagi hari, siang hari, kemudian malam hari. Beri jarak waktu untuk setiap postingan.

Baca Juga: Hindari 6 Hal Ini Saat Bekerja Sama dengan Influencer

5Berinteraksi dengan Follower

Anda mesti aktif berinteraksi dengan follower Anda. Jika ada yang menulis komentar, jangan lupa di balas. Apalagi cukup sering pengguna Instagram yang bertanya lewat kolom komentar, bukan lewat contact person yang sudah Anda cantumkan. Jadi, Anda harus rajin membuka akun Anda dan membalas setiap pesan yang masuk.

6Hashtag Harus Relevan

Anda bisa menggunakan hingga 30 hashtag pada caption atau keterangan foto dan video Anda. Namun, Anda tidak perlu menggunakan 30 hashtag sehingga membuat Anda menuliskan hashtag yang tidak relevan dengan bisnis Anda. Seperti #likeforlike, #likeforfollow, #followforfollow, dan lain-lain.

Baca Juga: 8 Aturan Penting Agar Sukse Beriklan di Facebook

7Hapus Foto Jadul

Foto jadul yang sudah lama lebih baik Anda hapus. Itu hanya memenuhi dan menggangu tampilan timeline saja. Apalagi foto produk lama yang sudah sold out atau laris. Anda tidak perlu menyimpannya lagi, karena bisa membuat konsumen kecewa ketika dia ingin memilikinya tapi ternyata itu sudah habis terjual.


Simulasi Permodalan Usaha

Jumlah Modal Usaha

Suku Bunga/Tahun (% APR)

Jangka Waktu (Tahun)


Cicilan Bulanan
Bunga Pinjaman
Pokok + Bunga

Syarat & Ketentuan


Ikuti @entrepreneurcamp.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.