Ciri-Ciri Pasangan yang Tidak Suportif Terhadap Bisnis Anda – Bagi Anda yang sudah berpasangan, pasti akan terasa bahagia jika pasangan Anda mau mendukung segala mimpi dan apa yang sedang Anda kerjakan.

Pacar, tunangan, istri, atau suami Anda tidak harus mengerjakan bisnis yang sama, tapi yang terpenting pasangan Anda memiliki pengertian dan memberikan semangat agar Anda dapat berbisnis dengan baik.

Baca Juga: Hati-Hati Memulai Bisnis dengan Pacar, Ini 3 Risikonya!

Namun, bagaimana hubungan Anda dengan pasangan saat ini? Apakah pasangan Anda suportif terhadap bisnis Anda? Atau, jangan-jangan kalian sering bertengkar gara-gara perbedaan pandangan mengenai masa depan?

Jika pasangan tidak suportif, Anda perlu segera mengatasi masalahnya. Bukan berarti Anda harus putus atau berpisah dengan pasangan Anda, melainkan carilah solusi bersama agar hubungan bisa membaik.

Baca Juga: 7 Ide Bisnis yang Menarik untuk Pasangan Suami-Istri

Nah, seperti apa sih pasangan yang tidak suportif itu? Berikut ciri-cirinya.


5 Ciri Pasangan yang Tidak Mendukung Bisnis Anda

1Mengeluh Ketika Anda Sedang Sibuk

cara menghadapi orang iri hati di lingkungan bisnis
gambar: theconversation.com

Pasangan yang baik dapat memahami kesibukan Anda. Ada kalanya Anda pasti akan lebih sibuk dari hari biasanya, bahkan terpaksa harus lembur bekerja sampai tengah malam.

Namun, jika pasangan tidak suportif, dia akan suka mengeluh ketika Anda sibuk. Dia marah jika Anda tidak cepat membalas pesan, padahal Anda lagi banyak pekerjaan. Dia marah jika minggu ini Anda tidak bisa jalan-jalan, padahal minggu berikutnya Anda sudah bisa.

Jika pasangan Anda seperti itu, tandanya dia tidak suportif. Sudah seharusnya dia belajar memahami kesibukan Anda dan tidak terus menekan Anda untuk selalu punya waktu untuknya.

Baca Juga: 4 Tips Menjalin Cinta Ini Dapat Diterapkan dalam Memulai Bisnis

2Menuduh Anda Lebih Peduli Sama Bisnisnya

Saat Anda tidak sempat meluangkan waktu untuk pasangan, apakah dia kerap menuduh Anda tidak peduli padanya karena Anda lebih mementingkan bisnis Anda? Jika iya, Anda pasti juga akan marah menerima tuduhan itu.

Padahal, saat Anda membangun hubungan yang serius, pasangan Anda menjadi prioritas utama. Anda tidak bermaksud untuk mengabaikan pasangan Anda, hanya saja Anda tidak mungkin selalu bersamanya.

Anda akan disibukkan dengan berbagai aktivitas bisnis, tapi itu bukan berarti Anda menomorduakan pasangan di tengah kesibukan Anda. Sebab, bisnis Anda juga butuh perhatian yang serius, sehingga seharusnya pasangan Anda mau memahaminya.

Baca Juga: Cara Memulai Bisnis Sendiri Sambil Bekerja Penuh Waktu

3Mengekang Keuangan Anda Secara Berlebihan

memulai bisnis mirip saat anda menjalin cinta

Sebagai bentuk dedikasi Anda dalam mengembangkan bisnis, Anda pasti akan menyiapkan uang untuk lebih banyak berinvestasi. Hal ini dapat menguras keuangan pribadi dan tentu berisiko, karena belum tentu Anda untung.

Namun, pasangan yang baik tidak akan mengambil kendali secara berlebihan. Dia boleh saja memberikan masukan, tapi jangan sampai dia selalu melarang Anda untuk mengeluarkan uang demi kepentingan bisnis.

Karena Anda sendiri juga pasti lebih tahu tentang apa yang Anda lakukan. Anda tidak sembarangan menggunakan uang, maka seharusnya pasangan Anda belajar percaya pada Anda dan mendukung keputusan Anda.

Baca Juga: 7 Tips Kelola Keuangan untuk Pasangan yang Akan Menikah

4Merasa Posesif Ketika Anda dalam Perjalanan Bisnis

risiko memulai bisnis dengan pacar anda

Pada saat Anda berpergian jauh ke luar kota atau luar negeri, apakah pasangan Anda memberikan dukungan? Atau, malah dia terlihat terlalu mengatur Anda dan membuat Anda tidak leluasa dalam beraktivitas?

Posesif mungkin bisa jadi tanda cinta. Namun, jika sudah kelewatan, Anda pasti tidak nyaman, merasa tertekan, dan dapat mengganggu konsentrasi saat bekerja.

Maka dari itu, Anda harus tegas jika pasangan bersikap posesif, seperti selalu curiga apakah Anda benar-benar sedang dalam perjalanan bisnis. Padahal, Anda butuh kepercayaannya agar Anda bisa fokus saat bekerja.

Baca Juga: 6 Cara Meningkatkan Daya Saing Usaha Kecil Menengah

5Meragukan Kesuksesan Bisnis Anda

cara menjadi pendengar yang baik untuk karyawan

Ciri pasangan yang suportif ialah selalu menyemangati Anda agar dapat meraih yang terbaik. Meski bisnis Anda tampak belum menunjukkan hasil yang memuaskan, dia selalu ada untuk Anda dan tidak meragukan usaha Anda.

Bahkan jika Anda gagal pun, dia tidak membuat Anda tambah down. Namun, dialah yang menjadi penyemangat Anda, karena dia tetap menaruh harapan pada Anda dan mendukung langkah Anda ke depan.

Namun, jika pasangan Anda kerap mempersoalkan kemampuan Anda, hal itu malah akan menurunkan semangat Anda. Jika itu terjadi, wajar jika Anda mempertanyakan apakah dia masih mencintai Anda dan percaya untuk membangun masa depan bersama Anda?

Baca Juga: 10 Jurus Sukses dalam Menjalankan Bisnis


Nah, itulah beberapa hal yang menjadi ciri-ciri pasangan yang tidak suportif terhadap bisnis Anda. Semoga Anda bisa memiliki pasangan yang dapat mendukung usaha Anda, dan begitu pula sebaliknya, Anda mau mendukung pasangan Anda dalam masa suka dan duka.