Cara Jual Barang Preloved Agar Cepat Laku dan Tidak Mengecewakan Pembeli – Preloved adalah barang yang sebelumnya dimiliki dan akan berpindah tangan. Preloved sama saja artinya dengan barang bekas atau barang second hand.

Namun, istilah preloved terdengar lebih halus dan berkelas. Sehingga banyak orang yang lebih suka memakai kata preloved saat menjual barang bekas miliknya.

Baca Juga: 8 Faktor yang Mempengaruhi Kepuasan Pelanggan Terhadap Bisnis Anda

Barang yang termasuk preloved juga ada tiga jenis, yakni barang yang pernah dibeli dan dipakai beberapa kali, barang yang dibeli tapi tidak pernah dipakai, serta barang dari orang lain yang tidak pernah dipakai.

Ini berarti barang preloved tidak harus barang bekas pakai. Barang yang Anda punya tapi tidak pernah Anda pakai juga termasuk kategori preloved.

Baca Juga: 5 Strategi Customer Retention Marketing untuk Meningkatkan Penjualan

Nah, bagi Anda yang ingin menjual barang preloved, berikut beberapa hal yang harus Anda perhatikan agar barang cepat terjual dan tidak mengecewakan pembeli.


7 Cara Jitu Jual Barang Preloved Agar Cepat Laku

1Masih Layak Pakai

gambar: dortmund-ahoi.de

Barang branded yang bekas biasanya lebih cepat laku. Tapi Anda tak harus menjual barang dari merek ternama. Sebab barang tak bermerek juga bisa dijual. Asalkan kondisinya masih layak pakai dan bagus.

Baca Juga: 8 Tips Agar Konsumen Terkesan dengan Bisnis Online Anda

2Jual Barang Preloved via Online

gambar: problab.com

Anda tak perlu bingung mencari tempat menjual barang preloved. Anda tak harus menjualnya di toko barang bekas. Tapi Anda bisa menjualnya di media sosial dan di situs marketplace.

Sebab penjualan secara online kini lebih mudah dan cepat. Jadi, manfaatkan internet dengan baik untuk memasarkan barang-barang tersebut.

Baca Juga: 4 Kriteria Barang yang Paling Cocok Dijual Online

3Jelaskan Kenapa Anda Menjualnya

Pembeli pasti ingin tahu kenapa Anda menjual suatu barang preloved. Apakah karena Anda salah beli, karena barang tak terpakai, atau karena Anda sudah tidak mau memakainya lagi. Jelaskan alasan Anda menjualnya untuk menjadi pertimbangan bagi pembeli.

Baca Juga: 7 Usaha yang Cocok untuk Pelajar SMA, Mudah Dijalankan dan Menjanjikan

4Tulis Plus-Minusnya Barang

Anda yang paling tahu kondisi plus dan minus barang yang akan dijual. Anda harus menuliskan keterangan yang jelas tentang kondisi tersebut agar pembeli bisa memiliki gambaran.

Misalnya, Anda menjual handphone bekas. Tulis lama pemakaian barang, kondisi fisik apakah ada lecet atau cacat, dan sebagainya. Anda harus menjelaskannya, karena pembeli berhak tahu kualitas barang tersebut.

Baca Juga: Produk-Produk yang Layak Dijadikan Bisnis Sampingan

5Jujur Saat Menjual

Menjual barang baru saja masih dicurigai oleh pembeli, apalagi jika Anda menjual barang bekas. Pembeli pasti akan lebih hati-hati saat membeli barang yang sudah pernah dimiliki atau dipakai oleh orang lain.

Untuk itu, Anda harus bisa meyakinkan pembeli. Anda harus jujur tentang kondisi baik-buruknya barang. Itu kunci agar pembeli bisa percaya dan tidak kecewa saat barang sudah dibeli.

Baca Juga: Anda Tidak Akan Sukses Jika Masih Melakukan 11 Hal Ini

6Jangan Jual Barang KW

gambar: bisnisbajumu.com

Barang KW atau barang palsu dan tiruan semakin hari semakin mirip dengan barang asli. Namun, Anda jangan sampai menipu pembeli. Sebaiknya, jual barang yang autentik saja.

Meski demikian, Anda boleh saja menjual barang KW jika kondisinya masih bagus, karena terkadang masih ada peminatnya. Namun, jangan bilang itu barang asli. Ingat, Anda harus menjadi penjual yang jujur.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Bisnis Sampingan untuk Karyawan yang Menjanjikan

7Harga yang Sesuai

Orang mau mencari barang bekas karena harganya yang lebih murah. Makanya, Anda harus memberikan harga jual yang sesuai. Jadi, sebaiknya, Anda cari tahu harga pasaran agar Anda tidak sembarangan saat menetapkan harga.

Baca Juga: 6 Ide Bisnis Modal Kecil Rp 1 Juta Tapi Bisa Untung Besar


Nah, itulah cara jual barang preloved agar cepat laku dan tidak mengecewakan pembeli. Ingat, barang bekas masih memiliki nilai. Oleh sebab itu, janganlah ragu untuk mulai berjualan barang-barang bekas yang tak terpakai untuk menambah pemasukan Anda.


Simulasi Permodalan Usaha

Jumlah Modal Usaha

Suku Bunga/Tahun (% APR)

Jangka Waktu (Tahun)


Cicilan Bulanan
Bunga Pinjaman
Pokok + Bunga

Syarat & Ketentuan


Ikuti @entrepreneurcamp.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.