5 Tips Mengatasi Rasa Takut untuk Memulai Bisnis – Banyak orang bercita-cita untuk menjadi pengusaha. Sayangnya, mereka tidak berani untuk merealisasikan mimpinya karena rasa takut yang berlebihan.

Bagaimana jika kekurangan modal? Bagaimana jika bisnis gagal? Banyak kekhawatiran menghantui mereka.

Ketakutan untuk mulai berbisnis memang awalnya dialami oleh setiap pengusaha yang sudah sukses. Namun, mereka berhasil melawan rasa takut itu dan berupaya untuk membangun bisnis impiannya. Mereka bekerja keras dan tidak berhenti sebelum berjuang.

Baca Juga: 6 Tips Sukses Merintis Bisnis Bagi Pemula

Apapun alasan yang membuat Anda takut berbisnis, Anda tidak boleh membiarkannya menguasai diri Anda.

Ketakutan hanya akan merugikan diri Anda dan membuat rencana bisnis Anda jadi berantakan. Nah, guna mengatasi rasa takut tersebut, coba ikuti 5 tips ampuh berikut ini.


Masih Takut Memulai Bisnis? Atasi dengan 5 Tips Berikut Ini

1Berbisnis Sambil Bekerja

Anda bisa memulai bisnis ketika Anda masih bekerja sebagai pegawai kantoran. Ini akan mengurangi kekhawatiran akan masalah finansial, karena Anda masih ada pemasukan rutin dari kantor Anda dan tidak bergantung pada pemasukan bisnis Anda. Jika bisnis Anda tidak berhasil, maka Anda tetap punya pegangan.

Baca Juga: 6 Mental Entrepreneur Sukses yang Harus Anda Miliki

Namun, berbisnis sambil bekerja butuh pengorbanan waktu yang banyak. Pagi hingga sore Anda bekerja di kantor, dan malam Anda harus mengurus bisnis.

Anda menjadi sangat repot karena banyak hal yang harus Anda urus. Akan tetapi, percayalah jika kerja keras Anda pasti akan membuahkan hasil.

2Tambah Koneksi

Koneksi atau networking adalah hal yang penting ketika menjalankan bisnis. Semakin banyak koneksi Anda, semakin banyak pengalaman yang bisa Anda dapatkan.

Pikiran Anda semakin luas dan kesempatan bisnis semakin terbuka lebar. Suatu hari, mungkin Anda bisa membantu orang tersebut, atau pun sebaliknya.

Baca Juga: 5 Orang yang Harus Dihindari Saat Menjalankan Bisnis

Untuk itu, mulailah menambah koneksi di lingkungan bisnis. Ikuti berbagai kegiatan komunitas bisnis dan saling berkenalan, serta bertukar kartu nama. Kemudian terus jaga komunikasi dan perkuat relasi dengan mereka.

3Baca Kisah Sukses Pengusaha

Membaca kisah sukses para pengusaha di dunia bisa memberikan inspirasi. Anda bisa tahu seperti apa perjuangan jatuh-bangun mereka dalam mengembangkan bisnis, sehingga Anda bisa termotivasi untuk mengikuti semangat mereka dalam berbisnis.

Baca Juga: Daftar Bisnis Online Milik Agnez Mo di Indonesia

Anda bisa belajar banyak hal hanya dengan membaca riwayat hidup mereka. Jika ada hal negatif yang pernah mereka lakukan, jadikan itu sebagai peringatan agar Anda tidak mengikutinya. Sedangkan hal-hal positif dari mereka, bisa Anda jadikan teladan dan pelajaran yang berarti.

4Minta Saran Pada Orang Lain

Sebagai pemula, Anda belum punya pengalaman dan mengalami kebingungan. Anda tidak dapat memutuskan ide bisnis apa yang terbaik dan bagaimana cara membuat konsep bisnis yang benar. Hal tersebut membuat Anda ragu untuk berbisnis.

Baca Juga: 5 Keterampilan Sederhana yang Bisa Membantu Anda Menjadi Kaya dan Sukses

Solusinya, coba minta saran pada orang lain. Entah itu keluarga, teman, hingga para pebisnis yang sudah lebih berpengalaman. Tanyakan pada mereka hal-hal yang Anda bingungkan. Jangan segan bertanya dan malu untuk belajar.

5Persiapkan Bisnis dengan Matang

Jangan terburu-buru membuka bisnis. Anda perlu merencanakan banyak hal hingga Anda merasa siap meluncurkan bisnis Anda.

Baca Juga: 5 Tanda Anda Sudah Siap Berbisnis Sendiri

Dengan pertimbangan yang mendalam, persiapan bisnis Anda menjadi yang lebih matang. Anda bisa mengurangi ketakutan dan beberapa resiko kegagalan.

Pada masa persiapan, Anda perlu mempertimbangkan segala kemungkinan yang terjadi pada bisnis Anda. Tidak hanya mempertimbangkan hal-hal baik, tapi juga pertimbangkan skenario terburuk, karena Anda tidak tahu apa yang akan terjadi.

Baca Juga: Ikuti 7 Tips Ini Agar Konsumen Baru Menjadi Pelanggan Setia

Kemudian siapkan rencana atau plan B, C, atau D, untuk menggantikan plan A jika tidak berjalan dengan baik. Dengan begitu, Anda bisa lebih siap menghadapi segala hal yang mungkin terjadi ke depannya.


Simulasi Permodalan Usaha

Jumlah Modal Usaha

Suku Bunga/Tahun (% APR)

Jangka Waktu (Tahun)


Hasil
Total Bunga
Pokok + Bunga

Cicilan Bulanan:

Syarat & Ketentuan


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here