Menikah Sebelum Mapan atau Setelah Sukses Berbisnis, Mana yang Lebih Baik? – Membangun bisnis dari nol hingga sukses membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Sementara Anda rasanya sudah ingin menikah.

Namun, usaha yang Anda bangun baru dimulai. Bisnis belum berhasil dan Anda merasa belum mapan secara finansial. Anda pun tidak siap untuk menikah dalam waktu dekat.

Baca Juga: 6 Kendala Usaha yang Kerap Dialami Saat Ingin Memulai Bisnis

Akan tetapi, pasangan Anda tampaknya ingin segera menikah karena kalian sudah lama berpacaran. Keluarga dan teman-teman juga sering menasihati untuk segera melanjutkan hubungan ke jenjang yang lebih serius.

Jika Anda merasa galau karena hal ini, maka coba simak dulu ulasan berikut ini.

Baca Juga: 3 Bukti Memulai Bisnis Sama Seperti Kencan Pertama

Mau Menikah Sebelum Mapan Tapi Anda Belum Sukses? Kenapa Tidak!

1Tidak Harus Sudah Mapan Baru Menikah

Zaman sekarang sulit mendapatkan pasangan yang mencintai Anda apa adanya. Tak jarang, sebagian orang hanya ingin mencari pasangan yang kaya. Mereka tidak mau menikah dengan orang yang belum sukses.

Namun, jika Anda mendapatkan pasangan yang menerima kondisi Anda, maka tunggu apa lagi? Jika kalian berdua sudah yakin, tidak perlu menunggu bisnis Anda sukses untuk menikah. Segeralah merencanakan pernikahan Anda.

Baca Juga: 7 Tips Menghilangkan Rasa Takut Gagal dalam Memulai Usaha

2Nikah Secara Sederhana yang Penting Bahagia

gambar: herworld.com

Anda mungkin bermimpi untuk mengadakan pesta pernikahan yang besar. Namun, menikah tidak harus menggelar resepsi mewah. Anda bisa menggelarnya secara sederhana.

Ingat bahwa hal yang terpenting adalah Anda menikah dengan orang yang tepat secara sah, bukan acara pernikahan yang meriah. Jadi, lebih baik biaya pernikahan tersebut Anda tabung atau gunakan untuk mengembangan usaha.

Baca Juga: Tips Mengurus Keluarga Sambil Menjalankan Usaha untuk Ibu Rumah Tangga

3Anda Tidak Harus Segera Punya Anak

Jika Anda belum mapan, Anda tidak harus segera memiliki momongan setelah menikah. Anda bisa menundanya, supaya Anda bisa fokus berbisnis dan menjalani kehidupan rumah tangga berdua bersama pasangan.

Namun, jika Tuhan sudah berkehendak, syukurilah dan rawat anak Anda dengan baik. Percayalah bahwa Tuhan akan membukakan pintu rezeki untuk keluarga kecil Anda.

Baca Juga: Begini Cara Mengambil Keputusan yang Tepat dalam Bisnis

4Tak Perlu Mendengarkan Semua Omongan Orang

gambar: amazon.com

Orang-orang memang suka ikut campur, tapi Anda tidak perlu ambil hati. Terkadang, bisa jadi omongan orang lain itu masuk akal. Misalnya, jangan menikah sebelum mapan karena belum punya rumah sendiri.

Namun, yang menjalani adalah Anda bersama pasangan dan bukan mereka. Anda tak perlu mendengarkan omongan orang lain yang Anda rasa tidak tepat. Buatlah keputusan sendiri dan jalani secara bertanggung jawab.

Baca Juga: 5 Langkah Mengelola Keuangan Bulanan Agar Bisa Berbisnis Sendiri dan Mapan

5Kesuksesan Bisa Dikejar Setelah Berumah Tangga

gambar: philanthropy.com

Anda mungkin tidak mau cepat-cepat menikah karena Anda ingin lebih fokus mengembangkan bisnis. Alasan Anda tidak salah, tapi Anda bisa kok mengejar ambisi Anda setelah menikah.

Padahal, kesempatan sukses masih ada setelah berumah tangga. Apalagi jika Anda mendapatkan pasangan yang pengertian dan mendukung bisnis Anda, maka Anda pasti akan lebih optimis dan tidak merasa berjuang sendiri.

Baca Juga: 7 Kiat Sukses Membangun Bisnis Bersama Pasangan Secara Profesional

6Bisa Bangun Usaha Bersama Setelah Menikah

Jika sebelumnya Anda punya pekerjaan masing-masing, maka cobalah menjalankan bisnis bersama setelah menikah. Sebuah pilihan yang menarik untuk membangun usaha bersama istri atau suami Anda.

Dengan menjalankan usaha bersama, Anda dapat saling membagi tugas dalam bisnis. Kesuksesan yang dikejar bersama-sama juga akan terasa lebih istimewa dibandingkan jika Anda hanya berjuang sendirian.

Baca Juga: Bosan Jadi Pegawai Kantor? Resign Saja dan Jalankan 5 Bisnis Ini

7Buat Target Kapan Menikah Agar Hubungan Lebih Jelas

Terutama untuk pria, Anda pasti yang paling dituntut untuk melamar sang pacar. Sedangkan Anda merasa belum punya biaya yang cukup untuk membina rumah tangga. Namun, hubungan pacaran sudah terjalin bertahun-tahun lamanya.

Pertanyaannya, mau sampai kapan Anda menunda rencana menikah? Sedangkan pacar Anda sudah menunggu cukup lama dan butuh kepastian.

Untuk itu, buatlah target yang jelas, mungkin setahun atau dua tahun lagi Anda akan menikah. Sehingga Anda dan pasangan bisa sama-sama mengerti kondisi masing-masing dan saling mendukung segala persiapan pernikahan tersebut.

Baca Juga: Beban Kerja yang Berat Akan Terasa Ringan Jika Anda Melakukan Ini


Jadi, maukah Anda menikah sebelum mapan? Pertimbangkan baik-baik keputusan Anda. Semoga ada jalan yang terbaik untuk kelanjutan hubungan Anda bersama pasangan.


Simulasi Permodalan Usaha

Jumlah Modal Usaha

Suku Bunga/Tahun (% APR)

Jangka Waktu (Tahun)


Total Bunga
Pokok + Bunga

Syarat & Ketentuan


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.