Cara Mengetahui Apakah Karyawan Anda adalah Orang yang Dapat Dipercaya – Kepercayaan sulit dibangun dan dipertahankan, tetapi mudah dihancurkan.

Dalam bisnis, kepercayaan adalah salah satu hal terpenting yang harus ada. Tanpa kepercayaan, bisnis tidak dapat berjalan dengan sebagaimana mestinya.

Baca Juga: Lakukan 10 Hal Ini untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Karyawan

Anda sebagai pemilik usaha dan pemimpin, pastinya Anda akan merekrut karyawan yang dapat dipercaya. Karena akan banyak rahasia perusahaan yang akan Anda bagikan padanya.

Sehingga Anda tidak akan sembarangan dalam mempekerjakan seseorang. Anda harus hati-hati agar Anda tidak salah mempercayai karyawan yang tidak dapat diandalkan.

Baca Juga: 6 Sikap Seorang Pemimpin Perusahaan yang Diharapkan Karyawan

Lantas, bagaimana cara mengetahui apakah karyawan Anda dapat dipercaya atau tidak? Tentu saja, Anda harus mengamati sikap dan perilakunya.

Setidaknya, beberapa tipe orang berikut ini bisa jadi acuan untuk Anda dalam mempercayai karyawan Anda.

Baca Juga: 7 Tips Agar Karyawan Betah Bekerja dengan Anda

6 Tipe Orang yang Dapat Dipercaya di Dunia Kerja


1Yang Setia pada Hal Kecil

Tidak semua orang dapat diandalkan. Ada orang yang memang sejak awal memiliki karakter yang buruk, seperti suka berbohong. Orang tersebut tidak mudah berubah dalam waktu singkat.

Untuk itu, Anda perlu menguji karyawan Anda. Jangan langsung memberikan kepercayaan yang besar. Tapi mulailah dengan mempercayakan hal-hal kecil padanya untuk melihat kesetiaannya.

Dari waktu ke waktu, komitmen karyawan dapat terlihat. Ketika Anda sudah percaya penuh padanya, maka sudah saatnya Anda memberikan tanggung jawab yang lebih besar. Sebab jika dia bisa setia pada hal kecil, maka dia pun akan setia pada hal besar.

Baca Juga: 5 Tips Mengatasi Karyawan Agar Mau Disiplin dalam Bekerja

2Yang Tidak Lari dari Masalah

gambar: universityhealthnews.com

Lebih mudah untuk mengetahui karakter seseorang yang sebenarnya saat dia menghadapi masalah. Anda bisa melihat apakah karyawan Anda tetap bertanggung jawab atau malah lari dari masalah.

Jika karyawan Anda bersikap membela diri atas kelalaiannya, maka sudah pasti dia bukan orang yang tepat untuk dipercaya lagi. Karena masalah apapun harus segera dicari solusinya.

Baca Juga: Waspada, Ini 10 Masalah dalam Bisnis yang Sering Dialami Pengusaha

3Yang Melakukan Apa yang Dikatakan

gambar: glassdoor.com

Setiap karyawan pasti ingin menunjukkan hasil kerja yang terbaik. Namun, terkadang ada yang terlalu banyak bicara, berencana, dan berjani, tapi tidak juga membuktikan omongannya.

Untuk itu, Anda harus memperhatikan kecocokan antara perkataan dan perbuatan karyawan Anda. Percayalah hanya kepada orang yang melakukan apa yang dia katakan, karena berarti orang tersebut tidak sekadar omong kosong belaka.

Baca Juga: 7 Hal yang Membuat Kerja Sama Tim Menjadi Solid

4Yang Bisa Bekerja Sama dalam Tim

Penting sekali menjaga kekompakan tim. Bisnis apapun akan berkembang jika setiap orang di lingkungan kerja bisa saling bekerja sama dalam mencapai target perusahaan.

Sehingga jika ada orang yang sombong dan merendahkan yang lainnya, maka orang tersebut bukan orang yang tepat untuk dipercaya. Sekalipun orang tersebut memang terampil dalam bekerja.

Karena kesombongan orang tersebut, cepat atau lambat akan membawa masalah dalam tim. Kekompakan tim bisa renggang jika ada pihak yang egois dan ingin menang sendiri.

Baca Juga: 6 Topik Pembicaraan yang Harus Dihindari di Tempat Kerja

5Yang Tidak Suka Bergosip

Membicarakan orang lain bukanlah kebiasaan yang harus ditoleransi. Anda harus hati-hati dengan karyawan yang suka menyebarkan gosip.

Dalam lingkungan kerja, orang seperti itu akan merusak keharmonisan antara satu sama lain. Apa yang diucapkannya di depan Anda, belum tentu saja sama dengan apa yang diucapkannya di belakang Anda.

Baca Juga: 7 Cara Menghadapi Orang Iri Hati di Lingkungan Kerja

6Yang Mau Bersikap Terbuka

Kejujuran itu penting dalam membangun rasa saling percaya. Orang yang dapat dipercaya biasanya tidak suka menutupi apapun. Bahkan ia berani blak-blakan, meski tidak enak didengar.

Anda perlu mengapresiasi karyawan yang bersikap terbuka untuk hal apapun. Contohnya, karyawan yang pandai menjaga komunikasi, jujur berkata apa adanya, dan mau menerima serta memberikan masukan.

Karyawan seperti itu biasanya dapat menjaga hubungan kerja yang profesional dan tidak penjilat. Sehingga Anda tidak perlu ragu untuk mempercayainya.

Baca Juga: 5 Mitos Anggaran Keuangan yang Tidak Perlu Dipercaya


Nah, itulah contoh orang yang dapat dipercaya di dunia kerja. Sebagai pebisnis, Anda harus berhati-hati agar tidak salah mempekerjakan karyawan.

Namun, Anda jangan cepat berburuk sangka. Anda hanya perlu lebih cermat dalam menilai orang lain, sehingga kepercayaan yang Anda berikan dapat dipertanggungjawabkan olehnya.


Simulasi Permodalan Usaha

Jumlah Modal Usaha

Suku Bunga/Tahun (% APR)

Jangka Waktu (Tahun)


Total Bunga
Pokok + Bunga

Syarat & Ketentuan


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.