Hindari Promosi di Media Sosial dengan 7 Cara Ini – Beberapa akun online shop atau toko online di media sosial seperti Facebook, Instagram, dan Twitter, kerap membuat banyak orang merasa sebal. Alasannya, akun tersebut melakukan berbagai cara promosi yang menyebalkan dan mengganggu kenyamanan dalam bermedia sosial.

Tidak jarang, pengguna media sosial yang merasa terganggu akan memblokir akun-akun online shop yang suka seenaknya dalam melakukan promosi. Bukannya mendapatkan perhatian secara positif, cara-cara promosi yang terlalu berlebihan akan membuat bisnis Anda dicela.

Baca Juga: 5 Tips Menarik Minat Pembeli Online untuk Tingkatkan Penjualan

Untuk itu, bagi Anda yang menggunakan media sosial sebagai sarana untuk memasarkan produk maupun jasa bisnis Anda, sebaiknya hindari cara-cara promosi yang menganggu orang lain. Silakan Anda simak contoh-contohnya di bawah ini.

Jangan Lakukan 7 Cara Promosi di Media Sosial Seperti Ini

1Mengunci Akun Anda

Mengunci akun media sosial Anda memang tidak merugikan orang lain. Biasanya, Anda menguncinya agar orang lain mau mengikuti atau follow akun Anda terlebih dahulu. Namun, cara ini kadang tidak berhasil. Orang lain yang baru saja mengetahui nama akun Anda dan sudah penasaran untuk melihat-lihat produk Anda, malah tidak bisa ‘stalking’ dan akhirnya malah mencari online shop lain yang tidak menggembok akunnya.

Baca Juga: Kelebihan dan Kekurangan Jualan Online di Instagram

2Tag Foto Secara Massal

Saat Anda mengunggah foto, Anda bisa melakukan tag ke puluhan akun lain sekaligus. Namun, jika Anda men-tag foto secara massal ke sembarang orang yang tidak ada kaitannya dengan bisnis Anda, maka postingan Anda akan dianggap sebagai spam. Sebab tidak semua orang suka mendapatkan notifikasi sembarangan di media sosial.

3Komentar Spam di Akun Orang Lain

foto: truthinadvertising.org

Coba Anda perhatikan kolom komentar selebriti di media sosial seperti Instagram. Banyak sekali komentar spam yang mengganggu. Contohnya “Dijual murah produk pelangsing. Yuk, cek IG kita, kak.” Komentar yang tidak berhubungan dengan postingan itu dianggap tidak etis. Cara promosi yang murahan, meski kadang Anda mungkin bisa saja mendapatkan pembeli baru dengan cara promosi di kolom komentar akun orang lain.

Baca Juga: 4 Keuntungan Melakukan Kerja Sama Endorsement di Media Sosial

4Terlalu Banyak Postingan Dalam Sehari

Anda bebas memposting produk Anda di akun media sosial. Namun, perhatikan juga kenyamanan para pengikut akun Anda. Sebab semua postingan Anda akan muncul di timeline atau halaman beranda mereka. Jika setiap hari Anda memposting banyak konten dalam waktu berdekatan, follower Anda bisa merasa risih. Untuk itu, jadwalkan setiap postingan konten Anda dengan baik.

Baca Juga: 8 Strategi Menggunakan Twitter untuk Promosi Bisnis

5Follow Lalu Di-unfollow

Anda pasti ingin menambah jumlah follower. Jika Anda mem-follow akun orang lain terlebih dahulu, lalu mengharapkan mereka memberikan follow-back, maka itu tidak apa-apa. Namun, jika setelah di-follow, Anda malah meng-unfollow, maka sebaiknya jangan dilakukan. Karena ini meninggalkan kesan yang tidak baik dan mereka juga akan meng-unfollow akun Anda.

6Menggunakan Auto-Like

Banyak akun online shop yang menggunakan auto-like untuk mengelabui orang lain. Jumlah like palsu yang banyak untuk membuat orang akan terkesan saat pertama melihatnya. Namun, para pengguna media sosial kini sudah banyak yang pintar. Mereka bisa membedakan like yang dari akun robot. Jadi, lebih baik Anda fokus pada konten yang menarik agar disukai oleh para pengguna ‘real’.

Baca Juga: 8 Aturan Penting Agar Sukses Beriklan di Facebook

7Konten Selalu Berhubungan dengan Promosi

Follower Anda pasti tidak suka jika konten yang Anda posting selalu bersifat promosi. Konten yang membosankan, karena follower Anda tidak mungkin membeli produk Anda setiap hari. Untuk itu, berkreasilah dalam membuat konten yang menarik. Sesekali Anda sebaiknya mengunggah konten yang memberikan informasi dan hiburan bagi follower Anda.