Mau Kaya Raya? Jangan Jadi Karyawan, Tapi Berbisnislah! – Banyak nasihat untuk tidak menjadi karyawan jika ingin sukses dan kaya raya.

Nasihat tersebut ada benarnya. Bahkan pengusaha Bob Sadino juga pernah mengatakan dalam salah satu seminarnya bahwa “jika ingin bahagia, jangan menjadi karyawan”.

Baca Juga: 5 Hal yang Jangan Dilakukan Jika Nanti Anda Sukses

Memang ukuran kesuksesan dan kebahagiaan itu relatif bagi setiap orang. Banyak kok karyawan yang nyaman bekerja, memiliki karier yang cemerlang, dan mendapatkan gaji tinggi.

Namun, bagi Anda yang sudah sukses di pekerjaannya, tak ada salahnya untuk mempertimbangkan nasihat untuk tidak jadi karyawan. Karena peluang untuk memiliki banyak uang akan lebih besar jika Anda berbisnis sendiri.

Baca Juga: 8 Tanda Anda Punya Mental yang Lemah dan Tak Siap Berbisnis

Akan tetapi, menjadi pebisnis tidaklah mudah. Coba lihat bos Anda, pasti sebelum sukses dan kaya seperti sekarang, dia sudah banyak mengalami jatuh-bangun dalam berbisnis.

Maka dari itu, jika Anda mau berhenti kerja dan memulai usaha sendiri, Anda harus memastikan bahwa Anda sudah siap dengan segala risikonya.

Baca Juga: 7 Tips Memperkecil Risiko Usaha Bagi Anda yang Baru Memulai Bisnis

Nah, berikut beberapa alasan yang bisa jadi pertimbangan Anda untuk tidak menjadi karyawan selamanya.


5 Alasan Jangan Jadi Karyawan Seumur Hidup

1Perusahan Bisa Menggantikan Anda

gambar: thepagemagazine.com

Perusahaan memiliki kewenangan untuk memberhentikan karyawannya atau tidak memperpanjang kontrak kerja. Atasan Anda mungkin suatu hari tidak senang dengan Anda dan ingin menggantikan posisi Anda.

Karier Anda di perusahaan tidak terjamin 100 persen, walau Anda mungkin merasa selalu bekerja secara profesional dan memberikan hasil yang terbaik.

Baca Juga: 8 Cara Membangun Pikiran Positif Agar Bisa Jadi Orang Sukses

2Kenaikan Gaji Tidak Seberapa

Jangan jadi karyawan jika Anda tidak puas dengan penghasilan Anda. Biaya hidup semakin hari semakin meningkat, sedangkan kenaikan gaji Anda tidak seberapa.

Padahal, Anda bergantung sekali dengan gaji dari perusahaan setiap bulan. Namun, kenaikan gaji juga tidak pasti. Anda harus berusaha meningkatkan kinerja dan menyenangkan bos Anda, agar gaji baru bisa naik sesuai harapan.

Baca Juga: 7 Tips Bijak Memakai Uang Pribadi Agar Anda Bisa Kaya Raya

3Anda Membangun Kekayaan Orang Lain

Penghasilan bos Anda tentu jauh lebih besar dari Anda. Sementara Anda yang telah bekerja mati-matian, hanya bergantung dari gaji yang diberikan bos Anda dan tidak memiliki kebebasan finansial.

Anda begitu sibuk menggunakan keahlian Anda untuk membangun bisnis orang lain. Anda malah membantu bos Anda menjadi lebih kaya daripada Anda.

Baca Juga: Lakukan 6 Hal Ini Saat Terjadi Konflik Antar Karyawan

4Waktu Anda Tidak Bebas

Ketika Anda bekerja dengan orang lain, Anda harus mengikuti ketentuan bos Anda. Anda tidak bisa seenaknya tidak masuk kerja dengan alasan apapun, kecuali sakit dan ada kepentingan pribadi yang sangat penting.

Waktu Anda tidak bebas. Bahkan Anda bisa sering lembur hingga larut malam, sehingga Anda pun kekurangan waktu Anda untuk diri sendiri dan keluarga.

Baca Juga: 8 Tips Menjalankan Bisnis Sampingan dan Mendapat Penghasilan Tambahan

5Jadilah Bos untuk Diri Sendiri

Menjadi karyawan tentu bukan pilihan yang salah. Namun, jika Anda ingin kaya raya dan meraih kesuksesan yang sesuai harapan Anda, maka jangan bekerja sebagai bawahan seumur hidup.

Lebih baik, bangun bisnis impian Anda sendiri. Gunakan semua kemampuan Anda untuk mengembangkan usaha tersebut, sehingga penghasilan Anda nantinya pasti akan jauh lebih besar dibandingkan saat Anda menjadi karyawan.

Baca Juga: 7 Cara Mengembangkan Usaha Agar Bisa Sukses di Tengah Persaingan


Nah, itulah lima alasan kenapa sebaiknya Anda jangan jadi karyawan seumur hidup. Jika saat ini Anda masih bekerja dengan orang lain, jalankan tanggung jawab Anda dengan baik.

Lalu, hingga saatnya tiba dan Anda merasa siap, maka ajukanlah surat pengunduran diri. Beranilah berbisnis sendiri dan memulai profesi baru sebagai pebisnis.


Simulasi Permodalan Usaha

Jumlah Modal Usaha

Suku Bunga/Tahun (% APR)

Jangka Waktu (Tahun)


Cicilan Bulanan
Bunga Pinjaman
Pokok + Bunga

Syarat & Ketentuan


Ikuti @entrepreneurcamp.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.