5 Tips dan Modal Membuka Usaha Warung Indomie Kekinian

868
Saat ini, banyak berkembang bisnis kuliner kekinian dan unik di tengah masyarakat. Salah satunya adalah usaha warung Indomie kekinian. Bisnis ini memanfaatkan inovasi topping dan rasa, sehingga membuat Indomie yang biasa menjadi luar biasa. 5 Tips Membuka Usaha Warung Indomie yang Kekinian Bagi kamu yang tertarik untuk membuka warung Indomie berkonsep modern, tentunya tidak bisa asal-asalan dalam memulainya. Nah, berikut ini adalah beberapa tips membuka warung Indomie kekinian: 1. Melakukan Riset Pasar dan Kompetitor Hal pertama yang dapat kamu lakukan untuk membuka usaha warung Indomie kekinian adalah melakukan riset pasar dan kompetitor. Riset pasar bertujuan untuk mengetahui jenis produk apa yang paling konsumen minati. Sedangkan survey kompetitor bertujuan untuk mengetahui produk apa saja yang laris dijual beserta dengan harganya. Untuk melakukan survei pasar, kamu dapat langsung melakukan wawancara pada target konsumen yang akan kamu bidik. Selain itu, kamu juga dapat mengajukan pertanyaan secara online melalui Google Form. Hasil dari survei pasar dan survey kompetitor akan dijadikan acuan dalam merencanakan bisnis. 2. Menentukan Jenis Menu dan Variasi Topping Langkah selanjutnya dalam menjalankan usaha warung Indomie kekinian adalah menentukan jenis menu dan variasi topping. Untuk melakukan tahapan ini, kamu dapat mengacu pada hasil survei pasar dan survei kompetitor pada tahap sebelumnya. Akan lebih bagus jika kamu dapat mengembangkan ide mu sendiri. Ide yang kamu kembangkan nantinya akan menjadi suatu keunikan dan kekuatan pada bisnis warung indomie kekinian yang kamu jalankan. Beberapa rekomendasi menu indomie kekinian yang dapat kamu jadikan referensi, yakni Indomie kuah seblak, Steak Indomie, Indomie carbonara, Indomie goreng jawa, Indomie keju mozzarella, Indomie seafood, dan masih banyak lagi. Jika kamu membutuhkan referensi menu yang lebih beragam, kamu dapat mengunjungi laman atau website memasak gratis, seperti Cookpad atau Yummy. Pada laman tersebut, terdapat banyak sekali inspirasi resep kekinian 3. Membuat Desain Warung dan Branding Selanjutnya, kamu harus membuat desain warung dan branding warung. Desain dan branding warung akan sangat mempengaruhi penjualan, karena mampu mengembangkan identitas dari bisnis mu. Oleh karena itu, kamu perlu menentukan desain yang unik untuk warung mu. Pada umumnya, usaha warung indomie kekinian menerapkan konsep self service, dimana pelanggan akan memilih jenis atau varian Indomie yang mereka inginkan beserta dengan varian topping, level kepedasan, hingga minuman. Sementara penjual akan menjajarkan Indomie berbagai varian dengan konsep dispenser Indomie. Sedangkan untuk branding, kamu perlu membuat nama warung mu sendiri. Namun, sebaiknya untuk pemilihan warna tidak lepas dari warna merah dan hijau khas bungkus indomie. Hal ini akan membantumu menarik pasar lebih cepat, karena mereka langsung tau apa yang kamu jual hanya dengan melihat warna warung mu saja. 4. Melakukan Survey Lokasi Melakukan survey lokasi merupakan hal penting selanjutnya yang dapat kamu lakukan, apabila akan membuka usaha warung Indomie kekinian. Kamu bisa saja membuka warung indomie di depan rumah, apabila letak rumahmu strategis. Namun jika tidak, kamu harus membukanya di lokasi lain yang lebih strategis. Berikut ini adalah beberapa pertimbangan yang dapat kamu pikirkan ketika memilih lokasi untuk memulai bisnis warung Indomie: Dekat dengan pusat kota. Lokasi yang dekat dengan pusat kota akan cenderung lebih ramai dari lokasi lainnya. Intensitas lalu lalang kendaraan tinggi. Hal ini akan membuat warung mu lebih dikenal oleh banyak orang. Memiliki lahan parkir yang luas, agar pelanggan dapat dengan nyaman mengunjungi warung mu. Bukan lahan yang ilegal untuk berjualan. Karena terkadang, banyak yang membuka warung di tepi jalan, namun tidak memiliki izin khusus 5. Melakukan Promosi dan Marketing yang Menarik Cara terakhir adalah melakukan promosi dan marketing yang menarik. Promosi merupakan tonggak utama dalam mensukseskan usaha warung Indomie kekinian milikmu. Pada era saat ini, kamu dapat melakukan promosi dengan mudah secara online maupun offline. Promosi secara online dapat kamu lakukan melalui platform sosial media, seperti Instagram dan Tiktok. Kamu dapat membuat konten menarik hingga berkolaborasi bersama influencer makanan yang terkenal. Sedangkan untuk melakukan promosi secara offline, kamu dapat memulainya dengan menyebarkan brosur di daerah keramaian atau memasang banner di area dekat usahamu didirikan. Hal ini akan menarik atensi calon pelanggan yang berlalu lalang melawati warung mu. Modal Usaha Warung Indomie Kekinian Untuk membuka usaha warung Indomie kekinian tidaklah membutuhkan modal yang besar. Hal ini karena bahan dasar yang digunakan cukup murah, yaitu Indomie instan. Kamu hanya perlu menambahkan beberapa tambahan topping dan minuman sebagai pelengkapnya. Berikut ini adalah rincian modal bisnis warung Indomie kekinian yang dapat kamu jadikan sebagai acuan: Indomie 5 kardus Rp300.000,00 Telur 2 kg: Rp45.000,00 Sosis 2 pack: Rp40.000,00 Sayur 20 ikat: Rp20.000,00 Aneka dimsum 3 kg: Rp150.000,00 Bahan sambal: Rp50.000,00 Listrik: Rp100.000,00 Kemasan: Rp50.000,00 Perabotan: Rp300.000,00 Gerobak: Rp1.000.000,00 Dari rincian biaya di atas, maka jumlah total modal usaha warung Indomie kekinian yang kamu perlukan adalah sebesar Rp2.055.000,00. Biaya ini adalah biaya minimum yang kamu butuhkan. Apabila kamu ingin mengadakan stok Indomie yang lebih bervariasi, maka modal yang kamu butuhkan tentunya akan lebih besar. Estimasi Pendapatan Usaha Warung Indomie Kekinian Setelah mengetahui berapa modal usaha warung Indomie kekinian yang dibutuhkan, kamu juga perlu mengetahui estimasi pendapatan bisnis warung Indomie kekinian. Hal ini kamu perlukan untuk menghitung berapa lama kamu akan berada pada titik break even point atau balik modal. Berikut ini adalah rincian estimasi pendapatan atau keuntungan bisnis warung Indomie kekinian: Harga rata-rata satu porsi mie instan dengan topping Rp10.000,00. Estimasi porsi yang laku terjual per hari 20 porsi, sehingga didapatkan omset Rp200.000,00/ hari. Dalam satu bulan, kamu membuka warung selama 26 hari, maka omset yang didapatkan adalah Rp5.200.000,00. Pendapatan sebesar Rp5.200.000,00 adalah pendapatan kotor. Untuk pendapatan bersih yang kamu dapatkan, kamu cukup menguranginya dengan modal. Maka, laba bersih sesuai perhitungan di atas adalah Rp3.145.000,00. Artinya, dalam satu bulan berjualan saja, kamu sudah mendapatkan titik balik modal. Yuk, Segera Kembangkan Bisnis Warung Indomie Kekinian! Sekian beberapa tips dan cara untuk membuka usaha warung Indomie kekinian. Membuka sebuah usaha kuliner memang menjadi suatu hal yang menantang. Salah satu cara mengatasi tantangan adalah selalu update terhadap trend, jika ingin usaha Indomie kekinian kamu sukses. Jadi, terus semangat untuk berbisnis, ya!

Saat ini, banyak berkembang bisnis kuliner kekinian dan unik di tengah masyarakat. Salah satunya adalah usaha warung Indomie kekinian. Bisnis ini memanfaatkan inovasi topping dan rasa, sehingga membuat Indomie yang biasa menjadi luar biasa. 

5 Tips Membuka Usaha Warung Indomie yang Kekinian

Bagi kamu yang tertarik untuk membuka warung Indomie berkonsep modern, tentunya tidak bisa asal-asalan dalam memulainya. Nah, berikut ini adalah beberapa tips membuka warung Indomie kekinian:

1. Melakukan Riset Pasar dan Kompetitor

Hal pertama yang dapat kamu lakukan untuk membuka usaha warung Indomie kekinian adalah melakukan riset pasar dan kompetitor. Riset pasar bertujuan untuk mengetahui jenis produk apa yang paling konsumen minati. 

Sedangkan survey kompetitor bertujuan untuk mengetahui produk apa saja yang laris dijual beserta dengan harganya.

Untuk melakukan survei pasar, kamu dapat langsung melakukan wawancara pada target konsumen yang akan kamu bidik. Selain itu, kamu juga dapat mengajukan pertanyaan secara online melalui Google Form. Hasil dari survei pasar dan survey kompetitor akan dijadikan acuan dalam merencanakan bisnis.

2. Menentukan Jenis Menu dan Variasi Topping

Langkah selanjutnya dalam menjalankan usaha warung Indomie kekinian adalah menentukan jenis menu dan variasi topping. Untuk melakukan tahapan ini, kamu dapat mengacu pada hasil survei pasar dan survei kompetitor pada tahap sebelumnya. Akan lebih bagus jika kamu dapat mengembangkan ide mu sendiri.

Ide yang kamu kembangkan nantinya akan menjadi suatu keunikan dan kekuatan pada bisnis warung indomie kekinian yang kamu jalankan. 

Beberapa rekomendasi menu indomie kekinian yang dapat kamu jadikan referensi, yakni Indomie kuah seblak, Steak Indomie, Indomie carbonara, Indomie goreng jawa, Indomie keju mozzarella, Indomie seafood, dan masih banyak lagi.

Jika kamu membutuhkan referensi menu yang lebih beragam, kamu dapat mengunjungi laman atau website memasak gratis, seperti Cookpad atau Yummy. Pada laman tersebut, terdapat banyak sekali inspirasi resep kekinian

3. Membuat Desain Warung dan Branding 

Selanjutnya, kamu harus membuat desain warung dan branding warung. Desain dan branding warung akan sangat mempengaruhi penjualan, karena mampu mengembangkan identitas dari bisnis mu. Oleh karena itu, kamu perlu menentukan desain yang unik untuk warung mu.

Pada umumnya, usaha warung indomie kekinian menerapkan konsep self service, dimana pelanggan akan memilih jenis atau varian Indomie yang mereka inginkan beserta dengan varian topping, level kepedasan, hingga minuman. 

Sementara penjual akan menjajarkan Indomie berbagai varian dengan konsep dispenser Indomie.

Sedangkan untuk branding, kamu perlu membuat nama warung mu sendiri. Namun, sebaiknya untuk pemilihan warna tidak lepas dari warna merah dan hijau khas bungkus indomie. 

Hal ini akan membantumu menarik pasar lebih cepat, karena mereka langsung tau apa yang kamu jual hanya dengan melihat warna warung mu saja.

4. Melakukan Survey Lokasi

Melakukan survey lokasi merupakan hal penting selanjutnya yang dapat kamu lakukan, apabila akan membuka usaha warung Indomie kekinian. Kamu bisa saja membuka warung indomie di depan rumah, apabila letak rumahmu strategis. Namun jika tidak, kamu harus membukanya di lokasi lain yang lebih strategis.

Berikut ini adalah beberapa pertimbangan yang dapat kamu pikirkan ketika memilih lokasi untuk memulai bisnis warung Indomie:

  • Dekat dengan pusat kota. Lokasi yang dekat dengan pusat kota akan cenderung lebih ramai dari lokasi lainnya.
  • Intensitas lalu lalang kendaraan tinggi. Hal ini akan membuat warung mu lebih dikenal oleh banyak orang.
  • Memiliki lahan parkir yang luas, agar pelanggan dapat dengan nyaman mengunjungi warung mu.
  • Bukan lahan yang ilegal untuk berjualan. Karena terkadang, banyak yang membuka warung di tepi jalan, namun tidak memiliki izin khusus

5. Melakukan Promosi dan Marketing yang Menarik

Cara terakhir adalah melakukan promosi dan marketing yang menarik. Promosi merupakan tonggak utama dalam mensukseskan usaha warung Indomie kekinian milikmu. Pada era saat ini, kamu dapat melakukan promosi dengan mudah secara online maupun offline. 

Promosi secara online dapat kamu lakukan melalui platform sosial media, seperti Instagram dan Tiktok. Kamu dapat membuat konten menarik hingga berkolaborasi bersama influencer makanan yang terkenal.

Sedangkan untuk melakukan promosi secara offline, kamu dapat memulainya dengan menyebarkan brosur di daerah keramaian atau memasang banner di area dekat usahamu didirikan. Hal ini akan menarik atensi calon pelanggan yang berlalu lalang melawati warung mu.

Baca Juga: Kiat-Kiat Sukses Membuka Bisnis Minuman Kekinian

Modal Usaha Warung Indomie Kekinian

Untuk membuka usaha warung Indomie kekinian tidaklah membutuhkan modal yang besar. Hal ini karena bahan dasar yang digunakan cukup murah, yaitu Indomie instan. Kamu hanya perlu menambahkan beberapa tambahan topping dan minuman sebagai pelengkapnya. 

Berikut ini adalah rincian modal bisnis warung Indomie kekinian yang dapat kamu jadikan sebagai acuan:

  • Indomie 5 kardus Rp300.000,00
  • Telur 2 kg: Rp45.000,00
  • Sosis 2 pack: Rp40.000,00
  • Sayur 20 ikat: Rp20.000,00
  • Aneka dimsum 3 kg: Rp150.000,00
  • Bahan sambal: Rp50.000,00
  • Listrik: Rp100.000,00
  • Kemasan: Rp50.000,00
  • Perabotan: Rp300.000,00
  • Gerobak: Rp1.000.000,00

Dari rincian biaya di atas, maka jumlah total modal usaha warung Indomie kekinian yang kamu perlukan adalah sebesar Rp2.055.000,00. Biaya ini adalah biaya minimum yang kamu butuhkan. Apabila kamu ingin mengadakan stok Indomie yang lebih bervariasi, maka modal yang kamu butuhkan tentunya akan lebih besar.

Baca Juga: Tak Usah Khawatir, Begini Cara Mendapatkan Modal Usaha

Estimasi Pendapatan Usaha Warung Indomie Kekinian

Setelah mengetahui berapa modal usaha warung Indomie kekinian yang dibutuhkan, kamu juga perlu mengetahui estimasi pendapatan bisnis warung Indomie kekinian. Hal ini kamu perlukan untuk menghitung berapa lama kamu akan berada pada titik break even point atau balik modal.

Berikut ini adalah rincian estimasi pendapatan atau keuntungan bisnis warung Indomie kekinian:

  • Harga rata-rata satu porsi mie instan dengan topping Rp10.000,00.
  • Estimasi porsi yang laku terjual per hari 20 porsi, sehingga didapatkan omset Rp200.000,00/ hari.
  • Dalam satu bulan, kamu membuka warung selama 26 hari, maka omset yang didapatkan adalah Rp5.200.000,00.

Pendapatan sebesar Rp5.200.000,00 adalah pendapatan kotor. Untuk pendapatan bersih yang kamu dapatkan, kamu cukup menguranginya dengan modal. Maka, laba bersih sesuai perhitungan di atas adalah Rp3.145.000,00. Artinya, dalam satu bulan berjualan saja, kamu sudah mendapatkan titik balik modal.

Baca Juga: Keuntungan dan Kerugian Membuka Bisnis di Rumah

Yuk, Segera Kembangkan Bisnis Warung Indomie Kekinian!

Sekian beberapa tips dan cara untuk membuka usaha warung Indomie kekinian. Membuka sebuah usaha kuliner memang menjadi suatu hal yang menantang. Salah satu cara mengatasi tantangan adalah selalu update terhadap trend, jika ingin usaha Indomie kekinian kamu sukses. Jadi, terus semangat untuk berbisnis, ya!