6 Cara Menahan Amarah yang Berlebihan di Tempat Kerja – Tidak ada yang suka dengan orang yang sering marah-marah. Tapi terkadang tidak mudah mengendalikan emosi diri sendiri.

Jika Anda termasuk orang yang cepat marah, Anda harus belajar menahan diri agar kemarahan Anda tidak malah memperburuk keadaan. Sebab amarah yang tidak terkontrol dapat membuat Anda melakukan hal yang merugikan.

Baca Juga: Tanpa Disadari, 5 Hal Ini Menimbulkan Masalah dalam Bisnis Anda

Namun, bukan berarti Anda dilarang untuk marah, sebab setiap orang memiliki perasaan. Hanya saja, saat berada di situasi sulit atau saat Anda kecewa dengan siapapun di tempat kerja, marahlah yang sewajarnya saja.

Janganlah marah yang berlebihan karena dapat memperpanjang masalah dan akan membuat Anda menyesal kemudian. Maka dari itu, cobalah kontrol emosi Anda dengan cara berikut ini.

Baca Juga: 4 Tips Agar Tidak Kewalahan dengan Pekerjaan yang Menumpuk


6 Cara Menahan Amarah di Lingkungan Kerja

1Tenangkan Diri

Saat Anda mulai marah, jangan langsung melampiaskannya. Tahan emosi Anda dan tenangkan diri terlebih dahulu.

Tarik napas yang panjang, duduk dan minumlah air putih. Berdiam sebentar akan membuat Anda berpikir lebih baik dalam menanggapi masalah yang terjadi.

Baca Juga: Lakukan 5 Hal Ini untuk Mengatasi Rasa Jenuh Bekerja

2Coba Berpikir Positif

gambar: smallbiztrends.com

Setelah Anda menenangkan diri, emosi cenderung lebih stabil. Kemudian alihkan pikiran negatif Anda sebelum melakukan tindakan selanjutnya.

Cobalah memikirkan hal positif untuk mengubah cara pandang Anda yang buruk terhadap orang lain atau masalah yang terjadi. Sehingga Anda pun tidak terus terbawa perasaan.

Baca Juga: 8 Cara Membangun Pikiran Positif Agar Bisa Jadi Orang Sukses

3Lakukan Hal yang Diperlukan

Lakukan hal yang diperlukan, bukan hal yang dirasakan. Jika Anda hanya mengikuti perasaan, maka Anda cenderung bersikap emosional dan tidak bisa menahan amarah.

Lebih baik, pikirkan tindakan apa yang sebaiknya Anda ambil untuk menyelesaikan masalah. Dengan berpikir sebelum bertindak, Anda tidak akan melakukan hal gegabah yang akhirnya memperumit masalah.

Baca Juga: 5 Cara Pemimpin untuk Menjadi Pendengar yang Baik

4Perhatikan Cara Berkomunikasi

gambar: bizjournals.com

Saat Anda menghadapi orang yang membuat Anda marah, entah itu rekan bisnis, karyawan, klien atau pelanggan Anda, perhatikan cara Anda berkomunikasi.

Anda boleh bersikap tegas dan menunjukkan ekspresi kecewa. Namun, jangan gunakan kata-kata yang negatif agar orang tersebut menangkap maksud Anda dan mencegah konflik yang lebih panjang.

Baca Juga: 3 Hal yang Jangan Diucapkan Jika Anda Ingin Sukses Berbisnis

5Fokus pada Solusi

Seorang pemimpin harus bijak dalam menyikapi masalah. Tanggung jawab Anda besar, sehingga memikirkan solusi akan jauh lebih penting daripada hanya menyesalkan masalah yang terjadi.

Dengan fokus pada solusi, Anda bisa membatasi kemarahan Anda. Anda akan cepat berdamai dengan diri sendiri dan orang lain, demi mendapatkan solusi terbaik untuk kepentingan bersama.

Baca Juga: 5 Prinsip yang Harus Anda Miliki Agar Menjadi Pribadi yang Sukses

6Tidak Semua Emosi Harus Ditunjukkan

Belajarlah bersabar untuk Anda yang gampang emosi. Tidak semua emosi harus ditunjukkan, apalagi jika masalah yang terjadi hanyalah masalah sepele.

Maka dari itu, belajarlah mengendalikan emosi Anda. Lebih baik, alihkan energi untuk mengerjakan hal-hal yang lebih penting.

Namun, jika memang Anda harus marah, marahlah dengan sikap yang dewasa. Selesaikan langsung secara baik-baik dengan orang yang bermasalah dengan Anda, sehingga konflik bisa cepat berakhir.

Baca Juga: 5 Hal yang Jangan Dilakukan Jika Nanti Anda Sudah Sukses


Nah, itulah cara menahan amarah di tempat kerja. Memang mengendalikan emosi bukan hal yang gampang. Namun, Anda dapat melatih diri agar Anda tidak cepat marah ketika masalah terjadi.

Dengan pengendalian diri yang baik, Anda tidak akan sampai bertindak gegabah yang merugikan Anda sendiri maupun orang lain. Masalah pun bisa segera teratasi dengan baik.


Simulasi Permodalan Usaha

Jumlah Modal Usaha

Suku Bunga/Tahun (% APR)

Jangka Waktu (Tahun)


Cicilan Bulanan
Bunga Pinjaman
Pokok + Bunga

Syarat & Ketentuan


Ikuti @entrepreneurcamp.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.