HomeManajemen BisnisKepemimpinanTernyata 6 Hal Ini yang Paling Ditakutkan Para Founder Startup

Ternyata 6 Hal Ini yang Paling Ditakutkan Para Founder Startup

6 Hal yang Paling Ditakutkan Para Founder Startup – Menjadi seorang pebisnis berarti harus siap menghadapi segala risiko yang terjadi ketika menjalani usaha.

Anda perlu memperkaya diri Anda dengan peluang untuk mendapatkan pemahaman dan pengetahuan baru.

Baca juga: 5 Manfaat Teamwork Bagi Diri Sendiri dan Perusahaan

Namun, tetap saja, mungkin Anda merasa takut. Entah takut bila bisnis yang dijalankan tidak berhasil, takut bila tidak bisa menghasilkan keuntungan, takut bila konsumen tidak menyukai bisnis Anda, dan sebagainya.

Berikut ini adalah 6 hal yang paling ditakutkan para founder startup ketika menjalankan usaha.

6 Hal yang Paling Ditakutkan Para Founder Startup

Kehilangan Co-Founders atau tim inti

sean parker - mark zuckerberg -facebook
gambar: speeli.com

Ketika berbisnis, Anda bekerja sama dengan sekumpulan orang bertalenta yang membantu Anda membangun bisnis menjadi sukses. Bagi para founder, tim yang dimiliki ialah tulang punggung suatu perusahaan.

Inilah yang menjadi ketakutan para founder. Jika mereka kehilangan co-founders dan tim inti, mereka harus merekrut orang-orang baru. Hal tersebut merupakan tugas yang paling menantang.

Baca Juga: 6 Topik Pembicaraan yang Harus Dihindari di Tempat Kerja

Apalagi, tim inti yang dimiliki saat ini mencoba untuk mengubah visi founder menjadi kenyataan dan tentu saja, tidak ada satu founder pun yang ingin kehilangan aset berharga mereka.

Beragam startups bisa meraup banyak uang, tapi mempunyai tim inti yang solid adalah bagian tersulit.


Keputusan dipengaruhi banyak faktor

klien bisnis selalu mengingat anda

Ketika pertama kali menjalani perusahaan, Anda adalah pembuat keputusan utama. Namun, seiring berjalannya waktu, kekuatan dalam membuat keputusan harus terbagi-bagi, entah dengan para investor atau tim inti.

Baca Juga: 6 Rumus Dasar Dalam Bisnis yang Harus Anda Terapkan

Ini juga merupakan hal yang membuat para founder takut. Apalagi, mereka memiliki visi dan misi sendiri dalam menjalankan usaha.

Nyatanya, menyertakan orang lain dalam membuat keputusan tidak semudah yang dibayangkan. Bila tidak disikapi dengan baik, hati-hati berujung pada percekcokan.


Tidak bisa memenuhi ekspektasi konsumen

langkah mengatasi keluhan konsumen atau pelanggan
gambar: affirmx.com

Bagi setiap bisnis, konsumen adalah raja. Jika konsumen tidak senang dengan pelayanan atau produk yang diterima, itu artinya bisnsi Anda tidak bisa diterima oleh konsumen.

Baca Juga: Meski Penuh Tekanan, Ini 4 Tips Agar Berbisnis Lebih Menyenangkan

Para founder menyadari, untuk membuat bisnis yang dijalani sukses, mereka harus mengerti apa yang dibutuhkan konsumen. Dengan begitu, para konsumen bisa mendapatkan produk dan jasa yang tepat, yang bisa membuat konsumen senang dan puas.


Terlalu banyak yang harus dikerjakan dalam waktu singkat

multitasking

Ketika seorang pebisnis memulai perjalanan usahanya, ia memiliki sumber daya dan dana terbatas untuk memenuhi visinya. Mulai dari membangun perusahaan hingga memasarkan produknya, mereka harus menggunakan budget yang terbatas.

Baca Juga: 6 Sikap Seorang Pemimpin Perusahaan yang Diharapkan Karyawan

Di samping itu, rupanya ada terlalu banyak pekerjaan yang harus diselesaikan para founder. Sayangnya, waktu yang dimiliki tidaklah banyak.

Pada akhirnya, mereka harus bekerja multi-tasking dan mengerjakan tanggung jawab orang lain dalam waktu bersamaan.

Baca juga: Bingung Menentukan Visi Bisnis Anda? Jawab Dulu 7 Pertanyaan Ini

Dalam hal ini, mereka pun juga takut apabila ada hal-hal yang terlewati, hanya karena mereka tidak punya banyak waktu untuk mengerjakannya.


Terlalu cepat puas dan kehilangan kreativitas

ide bisnis online - pebisnis

Membuat perusahaan sendiri saja sudah susah, apalagi membangunnya dengan passion dan kreativitas? Tentu lebih susah lagi.

Di zaman yang serba cepat dan serba berubah, seringnya para founder tidak bisa menyesuaikan perilaku konsumen yang berubah-ubah.

Baca Juga: 4 Kebiasaan Orang Jenius yang Wajib Wajib Ditiru Agar Bisa Lebih Sukses

Para founders juga cepat merasa puas dengan apa yang sudah dicapai sehingga mereka cenderung kehilangan kreativitas mereka. Metode yang dipikirkan itu-itu saja, padahal konsumen butuh ide-ide baru nan segar.


Kehadiran kompetitor

kompetitor - pesaing bisnis
gambar: velaro.com

Bagi para founder startups, kompetitor adalah ketakutan terbesar mereka. Kompetisi selalu hadir kapan pun dan sebagai pebisnis perlu berinovasi dan melakukan perbaikan terus-menerus untuk memastikan bahwa usaha mereka memimpin industri.

Guna menghadapi kompetitor, pebisnis perlu mempersiapkan rencana yang baik dan senantiasa hadir dengan ide-ide baru, yang tentunya memang bermanfaat bagi para konsumen.

Baca juga: Bangkit Setelah Bisnis Gagal Memang Tak Mudah, tapi Anda Bisa Melakukan 5 Hal Ini

Jangan lupa, lakukan riset dan evaluasi secara terus-menerus supaya bisnis Anda tidak ketinggalan zaman dan bisa bersaing dengan kompetitor-kompetitor lainnya.

Mimpinya kembangkan bisnis di pasar global
Kenyataannya masih kurang modal


Eits .. Jangan sedih!
KoinBisnis bisa kasih kamu pinjaman modal sampai dengan Rp. 2 Miliar

Simulasikan pinjamanmu sekarang!
Kalkulator Simulasi Pinjaman
Ketahui maksimum pinjaman dan cicilan per bulan
+62
Estimasi jumlah maksimum pinjaman

Rp

Estimasi cicilan bulanan
  • Tenor 6 bulan: Rp
  • Tenor 12 bulan: Rp
  • Tenor 24 bulan: Rp

Install aplikasi KoinWorks dan mulai ajukan pinjaman di KoinBisnis!

Ajukan Pinjaman Sekarang

Cek Skor Kredit

Newspaper WordPress Theme

Latest news

Apa Itu Valuasi: Cara Menghitung, Manfaat, dan Faktornya

Ketika mendengar berita, membaca artikel, ataupun melakukan diskusi seputar ekonomi dan investasi, kamu akan sering menemukan suatu istilah penting yakni valuasi. Istilah ini memang...

Apa itu Newsletter? Ini Manfaat dan Cara Membuatnya

Mungkin kamu belum memahami betul apa itu newsletter? Namun, tanpa sadar kamu bisa saja sudah menemukannya jika sering memeriksa email. Email yang berisikan promosi...

Apa itu Profit? Berikut Jenis dan Cara Menghitungnya

Melakukan bisnis harus melalui berbagai riset dan strategi, terutama dalam pengembangan produk dan pemasaran. Apabila kamu telah melakukan pemasaran dengan baik, maka kamu akan...

Ketahui Apa Itu ROI dan Cara Penghitungannya!

Setiap investasi pasti memiliki resiko keuntungan dan kerugian. Oleh karena itu, kedua aspek untung dan rugi tersebut perlu dilakukan perhitungan dan proyeksi terhadap investasi...
Berlangganan Email

Berlangganan Email

Dapatkan panduan mengembangkan bisnis gratis lewat email. Masukkan email Anda dan dapatkan panduannya!

You have Successfully Subscribed!