6 Kesalahan Dalam Memulai Bisnis di Media Sosial – Bisnis online semakin marak di dunia maya. Banyak pebisnis pemula yang mencoba peruntungan bisnis online di media sosial. Kemudahan dalam membuat akun media sosial, membuat banyak pebisnis baru bermunculan.

Berjualan di media sosial memang menarik. Siapapun bisa melakukannya kapan saja dan dari mana saja, selama ada gadget dan koneksi internet. Berbisnis online bisa jadi pekerjaan sampingan, bahkan bisa jadi pekerjaan utama.

Baca Juga: Jangan Ragu Jualan Online, Ada 5 Keuntungan yang Bisa Anda Dapatkan

Meski tampak mudah untuk dijalankan, nyatanya banyak bisnis online yang tutup. Penyebabnya, pebisnis pemula terlalu terburu-buru untuk memasarkan produk dan caranya pun salah dalam mengelola media sosial. Berikut enam kesalahan yang kerap dilakukan pebisnis pemula di media sosial.

6 Kesalahan Pebisnis Pemula Dalam Berbisnis di Media Sosial

1Berbisnis Karena Ikut-ikutan

Banyak orang yang menjalankan bisnis online di media sosial hanya karena ikut-ikutan. Mereka melihat akun-akun lain yang berhasil meraup keuntungan, tapi mereka tidak mengetahui seperti apa cerita di baliknya.

Akibatnya, mereka terburu-buru untuk ikut berjualan di media sosial dan berpikir bakal sukses seperti orang lain. Namun, cara mereka memasarkan produknya tidak terkonsep dan mengikuti cara orang lain yang sudah lebih dulu memulai bisnisnya. Padahal, pola yang sama belum tentu memberikan hasil yang sama.

Baca Juga: Tingkatkan Penjualan, Ikuti 5 Tips Menarik Minat Pembeli Online

2Membeli Followers untuk Bangun Kredibilitas

Banyak pebisnis di media sosial yang menganggap bahwa bisnisnya akan dipercaya oleh calon konsumen jika memiliki followers yang banyak. Akhirnya, mereka mencari jalan pintas dengan membeli followers. Sayangnya, followers yang dibeli adalah akun-akun yang tidak aktif.

Padahal, pengguna media sosial kini semakin kritis dan tidak mudah tertipu. Orang akan tahu jika ada akun yang membeli followers. Misalnya, followers 10.000, tapi yang memberikan ‘like’ hanya 10 dan tidak ada komentar di hampir semua postingan. Orang pun pasti akan curiga, karena tidak ada komunikasi antara akun dengan followers-nya.

Baca Juga: Ini 8 Aturan Penting Agar Sukses Beriklan di Facebook

3Tidak Mau Follow Akun Lain

Sejumlah pebisnis ingin membuat akun media sosialnya memiliki jumlah followers yang lebih besar daripada jumlah following. Namun, hal ini susah bagi pebisnis pemula, karena akun tidak dikenal banyak orang. Jangan menyamakan dengan brand terkenal yang memiliki banyak followers aktif.

Untuk itu, cobalah mengikuti akun orang lain terlebih dahulu. Terutama jangan lupa juga untuk follow back akun konsumen. Bangun pertemanan dengan konsumen di media sosial akan menguntungkan bagi bisnis Anda.

Baca Juga: 8 Strategi Menggunakan Twitter untuk Promosi Bisnis

4Tidak Memperhatikan Konten

Menciptakan konten yang kreatif adalah kunci untuk menarik perhatian. Namun, banyak pebisnis pemula yang tidak memperhatikan konten-konten yang diposting. Seperti foto produk diambil dari Google dan bukan difoto sendiri, gambar agak buram, caption tidak menjelaskan produk secara lengkap, dan lain-lain.

Konten yang diposting juga membosankan. Hanya menampilkan konten untuk promosi dengan cara yang sama. Padahal, suatu produk dapat disajikan dengan kemasan konten yang berbeda, agar followers tidak jenuh melihat postingan yang sama berulang kali. Ingat bahwa mengelola akun pribadi bisa sesuka hati, tapi tidak untuk akun bisnis.

Baca Juga: Perhatikan 3 Hal Ini Agar Konten Bisnis di Media Sosial Tepat Sasaran

5Kurang Responsif

Popularitas akun tidak bisa diraih dalam waktu singkat. Untuk membangun keterlibatan audiens di media sosial, pebisnis harus terlebih dahulu bergerak. Namun, sayangnya sejumlah pebisnis agak lambat merespons berbagai umpan balik dari orang-orang yang berkomentar di postingan atau mengirim pesan melalui DM.

Mungkin pebisnis telah mencantumkan nomor telepon dan meminta calon pembeli untuk mengontak melalui SMS atau WhatsApp. Namun, seringkali pengguna media sosial lebih suka bertanya-tanya langsung di akun Anda dan bukan mengontak nomor Anda. Untuk itu, cepatlah merespons setiap pesan yang masuk dan sabar dalam melayani konsumen, sehingga konsumen merasa senang dan mau membeli produk Anda.

Baca Juga: Kelebihan dan Kekurangan Jualan Online di Instagram

6Tidak Menganalisis Audiens

Pebisnis harus menganalisis audiens agar dapat memahami perilaku audiens dalam menggunakan media sosial. Sekarang media sosial sudah canggih dan dilengkapi dengan fitur insights, khususnya untuk akun dengan profil bisnis. Nah, manfaatkan fitur tersebut untuk mengenal demografi audiens dan perilakunya.

Seperti di Instagram, pengguna akun bisnis dapat mengetahui lokasi followers-nya, mayoritas usia dan jenis kelaminnya, serta waktu rata-rata followers berada di Instagram pada setiap hari dalam seminggu. Dengan data tersebut, pebisnis dapat membuat strategi promosi yang lebih tepat sasaran. Namun sayangnya, fitur insights masih belum dimanfaatkan dengan baik oleh pebisnis pemula.

Baca Juga: 10 Ide Bisnis Online yang Wajib Dicoba Sekarang Juga

Nah, itulah beberapa kesalahan yang kerap dilakukan oleh pebisnis online yang baru memulai bisnis di media sosial. Bagi Anda yang memiliki online shop atau toko online di media sosial, jangan sampai Anda melakukan kesalahan yang sama seperti pembahasan di atas. Kelola akun Anda secara profesional, sehingga bisnis online Anda dapat memuaskan konsumen dan menghasilkan keuntungan.


Simulasi Permodalan Usaha

Jumlah Modal Usaha

Suku Bunga/Tahun (% APR)

Jangka Waktu (Tahun)


Cicilan Bulanan
Bunga Pinjaman
Pokok + Bunga

Syarat & Ketentuan


Ikuti @entrepreneurcamp.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.