Instagram kini bukan sekadar media sosial yang digunakan untuk sarana hiburan semata.

Hingga akhir Januari 2021, jumlah pengguna Instagram di Indonesia mencapai 27 juta orang atau sekitar 16% total pengguna internet di tanah air.

Instagram menjadi media sosial ketiga yang paling disukai di Indonesia pada periode 2020-2021.

Fenomena tersebut tentu membuat upaya cara monetisasi Instagram semakin gencar dilakukan oleh para pengguna yang memiliki banyak followers.

Monetisasi Instagram adalah upaya menghasilkan uang melalui pemanfaatan Instagram.

Semua orang bisa melakukannya asalkan konsisten mengelola akun Instagram hingga mempunyai banyak followers dan meraih engagement yang tinggi.

Jika kamu tergugah ingin memiliki penghasilan dari Instagram, maka kamu bisa mencoba beberapa cara monetisasi Instagram berikut ini:


Menjual Produk atau Jasa Sendiri

Cara paling mudah untuk melakukan monetize Instagram adalah menjual produk atau jasa dari bisnis sendiri.

Kamu harus menyajikan konten Instagram yang menarik agar para followers tergugah membeli produk atau jasamu.

Jangan hanya fokus pada promosi produk, ya.

Sebaiknya kamu menyajikan konten selingan yang ringan tetapi menghibur supaya followers Instagram tidak bosan.

Biasanya konten seputar percintaan, humor, dan tutorial paling banyak disukai di media sosial.

Jika followers Instagrammu semakin banyak, niscaya bisnismu juga akan mengalami peningkatan omzet yang signifikan.


Memanfaatkan Sistem Affiliate Marketing

Affiliate marketing adalah sistem pemasaran yang memungkinkan kamu memperoleh komisi bila berhasil mempromosikan suatu produk atau jasa.

Cara affiliate marketing yang paling populer adalah membagikan link atau kode khusus di media sosial.

Penghitungan komisi dilakukan berdasarkan jumlah klik followers atau jumlah pengguna kode khusus yang kamu berikan.

Kalau ingin mendapatkan penghasilan Instagram yang maksimal dengan cara ini, kamu harus punya banyak followers.

Produk atau jasa yang kamu promosikan juga harus sesuai dengan karakteristik followers.

Misalnya, jika kamu seorang beauty enthusiast, maka kamu cocok mempromosikan jasa makeup artist atau produk skincare di akun Instagrammu.


Menjadi Influencer Marketing

Cara Monetisasi Instagram juga bisa dilakukan dengan menjadi influencer marketing atau lebih dikenal dengan istilah selebgram.

Setiap pengguna Instagram bisa menjadi influencer jika memiliki followers dalam jumlah banyak, berkisar antara ribuan hingga jutaan followers.

Biasanya perusahaan korporat, startup, atau agency akan mengajakmu untuk bekerja sama mempopulerkan suatu brand.

Kamu akan diminta melakukan review produk atau promosi secara lisan di akun Instagram.

Semakin tinggi engagement posting Instagram yang bisa kamu capai, maka semakin besar pula peluang menjadi influencer sukses.

Jika punya waktu senggang, jangan malas membalas komentar atau DM followers Instagram agar kualitas interaksi di media sosial tersebut kian meningkat.


Menerima Endorse

Endorsement juga menjadi salah satu cara mendapatkan penghasilan dari Instagram.

Pihak yang menawarkan endorsement biasanya berasal dari pengembang Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang sedang berupaya meningkatkan popularitas bisnis.

Kamu akan menerima produk atau jasa secara gratis kemudian diminta memberikan review positif di akun Instagram.

Tak cuma dapat produk atau jasa gratis, kamu juga akan mendapatkan bayaran sesuai kesepakatan yang dilakukan di awal kerja sama.

Seorang influencer biasanya menetapkan besaran tarif endorse berdasarkan jumlah followers dan tingkat engagement-nya.


Menawarkan Jasa Mengelola Akun Instagram

Pendapatan dari Instagram juga bisa bersumber dari jasa mengelola akun Instagram.

Ternyata banyak pebisnis online yang tak mahir mengelola Instagram, khususnya membuat konten menarik, menambah jumlah followers, dan meningkatkan engagement.

Kamu patut memanfaatkan hal tersebut dengan menyediakan jasa mengelola akun Instagram.

Namun, kamu harus punya portofolio dulu berupa akun Instagram yang sukses dikelola selama kurun waktu tertentu.

Portofolio akun Instagram yang populer akan membuat para pebisnis online semakin yakin menggunakan jasamu.


Membagikan Ilmu yang Kamu Punya

Tak banyak orang yang menyadari kalau ilmu yang dimiliki juga bisa mendatangkan penghasilan dari Instagram.

Banyak pengguna Instagram yang populer karena rutin membagikan ilmunya lewat microblog.

Melalui cara ini, seorang pengguna Instagram telah membangun branding yang kuat sebagai pakar di bidang tertentu.

Reputasi di Instagram dapat mendatangkan keuntungan besar bila kamu mendapat tawaran pekerjaan, bisnis, atau kesempatan mengisi acara tertentu (webinar, seminar, talkshow, atau training).

Kalau sudah punya banyak followers, kamu juga bisa menawarkan keahlian secara komersial untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar, misalnya menyediakan jasa foto prewedding, desain konten media sosial, dan jasa videografi.


Upaya monetisasi Instagram yang tepat akan membuahkan hasil besar berupa penghasilan dan popularitas.

Jadi, jangan malas mewujudkan kreativitas di Instagram kalau ingin mendapatkan penghasilan dari media sosial tersebut, ya.

Penghasilan Instagram nantinya bisa dimanfaatkan untuk merintis bisnis lain sesuai minatmu.

Soal urusan modal bisnis yang terbatas, kamu tak perlu khawatir. Sekarang, Koin Works berkomitmen membantu para pengembang Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di tanah air melalui layanan KoinBisnis.

KoinBisnis adalah fasilitas pinjaman tanpa agunan yang dapat dimanfaatkan untuk memperoleh tambahan modal bisnis.

Bunga cicilan yang rendah (berkisar antara 0,75% sampai 1,67%), proses pencairan dana yang cepat, dan cara membayar cicilan yang mudah membuatmu tak perlu ragu memanfaatkan KoinBisnis.

Layanan KoinWorks yang satu ini sudah terdaftar dan diawasi langsung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga keamanannya terjamin.

KoinBisnis membuatmu lebih leluasa mengembangkan potensi bisnis semaksimal mungkin.

Sekarang, mari membuat perencanaan bisnis yang matang sebelum menyiapkan modal dan mengandalkan KoinBisnis sebagai solusi terbaik.


Simulasi Permodalan Usaha

Jumlah Modal Usaha

Suku Bunga/Tahun (% APR)

Jangka Waktu (Tahun)


Cicilan Bulanan
Bunga Pinjaman
Pokok + Bunga

Syarat & Ketentuan


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.