HomeIde BisnisMelihat Lebih Jauh Pengertian Manajemen Operasional

Melihat Lebih Jauh Pengertian Manajemen Operasional

Pengertian Manajemen Operasional – Terpikir untuk memulai bisnis? Pada saat mengelola bisnis tentu saja dibutuhkan usaha yang menyeluruh. Tujuannya adalah agar dapat memaksimalkan performa bisnis agar lebih sempurna.

Salah satunya adalah dengan memperhatian aspek manajemen operasional. Bagi sebagian orang, khususnya pemula dalam bisnis mungkin istilah ini kurang familiar. Namun, manajemen operasional berperan cukup besar dalam perkembangan bisnis.

Jika dilihat lebih jauh, pengertian manajemen operasional sendiri tidak semata-mata menjadi sebuah proses pengelolaan operasional perusahaan.Dibalik itu ada beberapa hal lain yang berkaitan dengan sistem operasional itu sendiri, termasuk sumber daya manusia, teknologi dan bahkan keuangan.

Sehingga, jika dilihat lebih dalam makna dari manajemen operasional lebih menyeluruh daripada itu.Agar mengenal sistem ini, kami rangkum pengertian manajemen operasional secara singkat yang dapat membantu kamu agar lebih familiar lagi.

Pastinya, bukan tidak mungkin untuk kamu coba secara langsung demi menunjang bisnis yang sedang dijalankan. Simak ulasannya bersama, yuk!


Pengertian, Fungsi, Tujuan dan Strategi Manajemen Operasional

Pengertian Manajemen Operasional

Secara garis besar, manajemen operasional memiliki arti pengelolaan produksi dalam sebuah bisnis. Namun, ada beberapa pendapat ahli yang membuat definisi pengertian manajemen operasional lebih dalam lagi.

Salah satunya adalah William J. Stevenson yang mendefinisikan bahwa manajemen operasional adalah sistem manajemen maupun serangkaian proses dalam membuat produk maupun jasa.

Selain itu, Yohanes Yahya juga memberikan definisi untuk manajemen operasional sebagai proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan juga pengawasan pada usaha dan sumber daya manusia agar mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Jadi, apakah sudah terbayang mengenai apa itu manajemen operasional?


Fungsi Manajemen Operasional

Selain pengertian manajemen operasional, fungsinya juga sangat penting untuk mendukung berjalannya bisnis. Salah satu fungsinya adalah untuk mendukung keuangan pada operasional perusahaan agar dapat dimanfaatkan dengan maksimal.

Berikut beberapa fungsi utama manajemen operasional:

1. Keuangan

Dalam organisasi manufaktur mana pun, keuangan memainkan peran penting dalam memastikan bahwa sumber daya keuangan dialokasikan dengan benar dan digunakan secara maksimal. Keuangan dalam manajemen operasi membantu menciptakan anggaran yang memungkinkan organisasi memenuhi tujuan produksinya dan dapat membantu mengevaluasi berbagai peluang investasi untuk membuat keputusan terbaik.

Pemanfaatan dan alokasi keuangan yang tepat akan memungkinkan produk dibuat dengan biaya terendah yang juga akan memenuhi kebutuhan konsumen secara keseluruhan.

2. Strategi

Manajemen strategis adalah perencanaan, pemantauan, analisis, dan penilaian aspek tinggi organisasi secara berkelanjutan. Perhatian pada elemen-elemen ini memastikan bahwa strategi dikembangkan dan kemudian diimplementasikan di fasilitas manufaktur.

Manfaat manajemen strategis akan membantu organisasi manufaktur membuat keputusan yang lebih baik mengenai perencanaan dan penjadwalan produksi, membuat pelanggan senang dan memungkinkan fasilitas untuk memenuhi tujuan keseluruhannya. Banyak strategi bisnis termasuk konfigurasi rantai pasokan, penjualan, kapasitas untuk menyimpan uang, dan pemanfaatan sumber daya manusia yang optimal.

3. Operasi

Fungsi manajemen operasi ini berkaitan dengan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian keseluruhan dari semua kegiatan dalam organisasi. Ini adalah fungsi utama dari manajemen operasi dan secara efektif akan membantu dalam mengubah bahan mentah dan usaha manusia menjadi barang dan jasa tahan lama yang dapat dimanfaatkan oleh konsumen.

Operasi dalam produksi harus dijadwalkan dengan cara yang meminimalkan jumlah pengaturan yang diperlukan dan memaksimalkan pemanfaatan kapasitas sumber daya. Jika ini tercapai, fasilitas produksi akan dapat meningkatkan output produksinya.

4. Desain Produk

Dengan tersedianya teknologi baru, penjualan produk menjadi jauh lebih sederhana. Salah satu tugas utama manajemen operasi adalah memastikan bahwa suatu produk dirancang dengan benar dan memenuhi tren pasar serta memenuhi kebutuhan konsumen.

Selain itu, memperkenalkan desain produk baru dapat menjadi tantangan karena bauran produk yang ada dan sumber daya yang tersedia. Itu adalah faktor penting yang perlu dipertimbangkan ketika ingin memperkenalkan item baru.

5. Pengecekan Kualitas

Selain fungsi desain produk, manajer operasi harus berusaha untuk menghasilkan produk dengan kualitas terbaik. Konsumen modern lebih mementingkan kualitas daripada kuantitas, itulah sebabnya sangat penting untuk mengembangkan produk berkualitas yang tahan lama dan terbaik. Ini sangat penting ketika mengevaluasi proses yang ada karena meningkatkan proses produksi tidak boleh mengorbankan kualitas. Manajer operasi harus memastikan bahwa proses pengendalian kualitas ditetapkan dan diterapkan untuk menangkap barang yang cacat.

Diatas adalah fungsi utama manajemen operasional yang perlu diketahui. Manajemen operasional bisa menjadi proses rumit yang membutuhkan pengetahuan mendalam tentang bidang terkait. Untungnya, manajemen operasional menggunakan alat dan teknik manajemen yang serupa, apa pun industrinya.

Tujuannya adalah untuk tetap berhemat dan membuat keuangan yang sudah ditetapkan terpakai dan tidak berlebihan. Selain itu, untuk mengoptimalkan keuangan dalam manajemen fungsi operasional adalah dalam membantu pengembangannya.

Hal ini tentu penting juga untuk merencanakan organisasi dan mengarahkan aktivitas perusahaan dengan perencanaan yang dapat dimanfaatkan dalam produksi bersama sumber daya manusianya. Dengan melakukan manajemen operasional sesuai dengan fungsinya, maka kualitas produk pun dapat dipertahankan.


Tujuan Manajemen Operasional

Dalam manajemen operasional, pembentukan barang atau jasa mencakup konversi input menjadi output, di mana input yang berbeda seperti modal, tenaga kerja, material, mesin, dan informasi digabungkan dan digunakan untuk menghasilkan output, dengan menggunakan proses konversi.

Untuk tujuan ini, organisasi mengukur poin yang berbeda dalam proses dan kemudian membandingkannya dengan standar yang ditetapkan, untuk memastikan apakah tindakan korektif diperlukan atau tidak.

  • Layanan Pelanggan: Tujuan utama dari manajemen operasi, adalah untuk memanfaatkan sumber daya organisasi, untuk menciptakan produk atau layanan yang memuaskan kebutuhan konsumen, dengan menyediakan “hal yang benar pada harga, tempat, dan waktu yang tepat”.
  • Pemanfaatan Sumber Daya: Untuk memanfaatkan sebaik mungkin sumber daya organisasi untuk memenuhi keinginan konsumen, merupakan tujuan penting lain dari manajemen operasi.

Strategi Manajemen Operasional

Untuk mempertahankan kinerjanya, manajemen operasional juga memerlukan strategi yang dapat menjadikan kualitasnya tetap maksimal. Misalnya adalah melalui pengembangan teknologi dalam perusahaan untuk tetap menyesuaikannya dengan era serba maju agar dapat memberikan yang terbaik.

Atau mengembangkan sumber daya manusia dengan pelatihan-pelatihan tertentu agar dapat menghasilkan tenaga kerja unggulan yang dapat dimanfaatkan dengan maksimal untuk kegiatan produksi.

Selain itu perusahaan juga bisa membuat strategi pengelolaan keuangan agar dapat meminimalisir anggaran dan juga meningkatkan keuntungan. Hal ini yang akan menunjang bisnis secara keseluruhan untuk dapat berkompetisi lebih handal lagi di pasar.

Itulah beberapa pengertian manajemen operasional yang perlu kamu pahami agar dapat mencapai tujuan bisnis yang maksimal. Dengan manajemen operasional yang baik kamu juga bisa membuat bisnis yang sedang dijalankan agar menerima keuntungan lebih banyak lagi.


Jika membutuhkan modal bisnis, kamu bisa langsung mengakses KoinBisnis untuk menikmati berbagai kemudahannya.

Melalui KoinBisnis kamu dapat melakukan pinjaman usaha online dengan limit hingga Rp 2 miliyar dan bunga cicilan terjangkau dari 0.75% – 1.67% per bulan.

Tidak perlu takut, karena KoinWorks telah tercatat dan diawasi oleh OJK sehingga pinjamannya terjamin keamanannya. Selamat mencoba!


Temukan berbagai informasi bisnis lainnya dan juga ide bisnis hanya di EntrepreneurCamp.



Kalkulator Simulasi Pinjaman
Ketahui maksimum pinjaman dan cicilan per bulan
+62
Estimasi jumlah maksimum pinjaman

Rp

Estimasi cicilan bulanan
  • Tenor 6 bulan: Rp
  • Tenor 12 bulan: Rp
  • Tenor 24 bulan: Rp

Install aplikasi KoinWorks dan mulai ajukan pinjaman di KoinBisnis!

Ajukan Pinjaman Sekarang

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Cek Skor Kredit

Newspaper WordPress Theme

Latest news

Cara Berjualan di AliExpress dengan Tips Lengkap Untuk Pemula!

Mengubah metode penjualan bisnis kamu menjadi online dapat meningkatkan penjualan produk kamu.  Salah satu online marketplace yang memiliki cangkupan pasar global yang luas di...

Cara Buka Toko Di Tokopedia Dengan Mudah

Cara Buka Toko di Tokopedia - Apakah kamu seorang pemula dalam dunia wirausaha? Pasti berjualan secara online pernah terpikir darimu. Salah satu alasannya karena...

Kenali 12 Fungsi Google Analytics untuk Tingkatkan Performa Bisnismu

Tahukah kamu bahwa setidaknya ada lebih dari 27 juta situs web yang sudah terhubung dengan layanan Google Analytics. Statistik inipun dikabarkan terus mengalami pertambahan...