stategi media sosial yang harus pengusaha ketahui

Strategi Media Sosial Yang Harus Pengusaha Ketahui – Siapa saja dapat membuat akun media sosial untuk kepentingan personal maupun bisnis.

Namun, ada akun yang memiliki banyak follower atau pengikut, ada pula yang sedikit pengikutnya. Tentu saja ada berbagai faktor yang membuat suatu akun lebih mendapatkan perhatian daripada yang lain.

Beberapa media sosial populer di Indonesia saat ini antara lain Facebook, Instagram, dan Twitter. Ketiga media sosial tersebut dapat Anda gunakan untuk mengembangkan brand dan memasarkan produk Anda.

Baca Juga: Kelebihan dan Kekurangan Bisnis Online di Media Sosial

Hal utama yang jadi perhatian bagi pengusaha tentu bagaimana caranya meningkatkan popularitas akun media sosial. Sebab akun yang populer akan membuat profil bisnis Anda mendapatkan perhatian banyak orang. Anda pun jadi lebih mudah dalam menjangkau konsumen.

Secara umum, berikut beberapa strategi umum dalam penggunaan media sosial yang harus pengusaha ketahui.

4 Strategi Media Sosial yang Diketahui Setiap Pengusaha

1Buat Konten Berkualitas

Strategi media sosial pertama yang harus diketahui adalah dengan membuat konten yang berkualitas. Konten adalah raja. Tentu saja ini berbicara tentang kualitas bukan sekadar kuantitas.

Baca Juga: ingkatkan Penjualan, Ikuti 5 Tips Menarik Minat Pembeli Online

Konten pada media sosial yang berkualitas lebih dapat menarik perhatian konsumen dan menjadi bahan pembicaraan di internet.

Konten Anda akan disukai dan dibagikan oleh banyak orang. Konten berkualitas berpeluang untuk menjadi viral dan membuat pengaruh positif bagi perkembangan bisnis Anda.

2Harus Selalu Responsif

Anda butuh perhatian netizen? Tentunya Anda juga perlu memberikan perhatian kepada mereka. Caranya, dengan bersikap responsif ketika berinteraksi di media sosial.

Baca Juga: Pastikan Hal Ini Ada Pada Website Bisnis Online Anda

Dengan sering menanggapi interaksi pengikut Anda, mereka akan setia dan ingin terus terlibat dalam merespons konten-konten yang Anda bagikan.

3Fokus Pada Satu Topik

Jumlah pengguna media sosial banyak sekali. Anda harus menonjol untuk mendapatkan perhatian dan memberikan pengaruh.

Baca Juga: Pahami Konsep Ini Untuk Memilih Media Sosial Apa yang Cocok Untuk Bisnis Anda

Cara terbaik adalah dengan fokus pada satu topik atau subjek tertentu. Jika topik yang dibahas dan dibagikan terlalu umum, konten Anda menjadi kurang spesial.

Anda pun akan pusing sendiri saat ingin membuat konten, karena tidak ada topik spesifik yang jadi fokus utama dalam konten media sosial Anda. Untuk itu, lebih baik Anda menonjol pada satu topik tertentu yang relevan dengan bisnis Anda.

4Perhatikan Kebiasaan Pengguna

Setiap media sosial memiliki keunikan masing-masing. Hindari penyeragaman dalam membagikan konten ke setiap media sosial. Anda harus memahami kebiasaan pengguna dalam masing-masing platform.

Baca Juga: Manfaatkan Teknologi Mobile, Berikut Tips Meningkatkan Penjualan via Mobile

Misalnya, sebaiknya Anda tidak sering membagikan konten di Facebook dalam beberapa jam sekaligus.

Pengikut Anda akan merasa terganggu karena timeline-nya dipenuhi oleh postingan Anda. Sebaiknya, Anda hanya memposting beberapa saja dalam sehari dengan jarak waktu yang jauh antara setiap konten.

Sementara di Instagram, banyak pengguna yang begitu peduli terhadap kreativitas. Tampilan Instagram yang menarik dan rapi, lebih disukai untuk diikuti atau sekadar untuk dikunjungi setiap hari.

Baca Juga: Tingkatkan Penjualan, Ikuti 5 Tips Menarik Minat Pembeli Online

Anda harus kreatif dalam menata feed Instagram agar lebih estetis, sehingga akun Anda selalu menjadi daya tarik dan dapat mempengaruhi followers.

Sedangkan di Twitter, Anda bisa lebih aktif berbagi konten kapan saja. Pengguna Twitter sangat suka mencari tahu informasi terbaru.

Mereka juga sangat interaktif dalam melakukan retweet, menyukai tweet Anda, hingga membalasnya. Anda pun bahkan bisa menggunakan hashtag untuk menandai pesan tertentu dan menjangkau audiens yang lebih luas.


Simulasi Permodalan Usaha

Jumlah Modal Usaha

Suku Bunga/Tahun (% APR)

Jangka Waktu (Tahun)


Hasil
Total Bunga
Pokok + Bunga

Cicilan Bulanan:

Syarat & Ketentuan


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here