Sekilas perbedaan website dan blog tampak tidak ada. Keduanya terlihat sama, padahal memiliki fungsi dan juga karakter yang berbeda-beda.

Hal ini sangatlah wajar, mengingat masih banyak mata awam yang sekilas melihatnya benar-benar mirip.

Memang, perbedaan keduanya amat tipis, ibarat kembang kol dengan brokoli.

Tampilannya hampir mirip, hanya saja kandungnya yang berbeda.

Treatmentnya pun berbeda dan tidak melalui proses yang sama.

Tapi, keduanya bisa bermanfaat bagi bisnis. Kalau kamu penasaran dan tertarik untuk membuat keduanya untuk bisnismu, berikut kami kupas lebih dalam perbedaan website dan blog yang perlu kamu ketahui.


Perbedaan Definisi Website dan Blog

Sebelum terjun lebih dalam menelaah perbedaan website dan blog, ketahui dulu definisi di belakangnya.

Website sendiri menurut Merriam Webster merupakan kumpulan halaman online yang terhubung dengan satu domain dan dikelola oleh perseorangan, perusahaan, institusi, pemerintahan atau organisasi.

Kontennya pun berupa informasi teks, data, berbagai macam data.

Sedangkan blog merupakan kependekan dari web blog dan memiliki konten yang berisi konten yang lebih personal dan dilengkapi opini.

Biasanya dibuat oleh penulis tertentu dan direpresentasikan dalam bentuk artikel.

Dari kedua definisi tersebut, mungkin kini kamu sudah bisa mendapatkan gambaran tentang perbedaan keduanya.


Tipe Konten

Satu perbedaan website dan blog yang cukup signifikan adalah dari tipe kontennya.

Jika blog memiliki ciri khas artikel yang beragam dan informatif, website lebih spesifik lagi dengan informasinya.

Biasanya informasi yang dibagikan adalah seputar profil pemilik website tersebut, yakni perseorangan, perusahaan, institusi, pemerintahan atau organsiasi.

Informasi tersebut bisa berupa produk, layanan maupun jasa dari pemiliki blog tersebut.

Di lain sisi, blog biasanya berisikan artikel yang topiknya disesuaikan dengan preferensi audiens.

Sehingga konten blog jauh lebih beragam dan terasa berbeda.


Gaya Bahasa

Dalam gaya bahasa, sepertinya perbedaan website dan blog ini juga cukup menjadi ciri khas. Biasanya blog yang dikelola oleh penulis ini memiliki gaya yang bahasanya lebih ringan dan terasa seperti menyapa.

Hal ini terjadi karena memang kontennya disuguhkan untuk dinikmati oleh pembaca.

Selain itu blog juga memiliki komunikasi yang lebih dua arah karena biasanya memperbolehkan pengguna untuk mengisi kolom komentar dan berbagi opini.

Sementara website lebih satu arah karena memang digunakan sebagai wadah informasi semata.

Gaya bahasanya juga lebih formal dan tidak mengandung opini.


Frekuensi Update

Frekuensi update juga menjadi salah satu perbedaan website dan blog yang sangat terlihat.

Blog memiliki frekuensi yang lebih sering untuk update. Bisa setiap hari sekali, seminggu dua kali, tiga kali, tergantung dari strategi dan juga evaluasi dari pengelolanya.

Sehingga bisa dikatakan bahwa frekuensi update blog lebih dinamis.

Waktunya pun berbeda, tergantung jam aktif audiens yang dituju oleh blog tersebut.

Berbeda dengan website, website memiliki frekuensi update yang lebih jarang karena hanya akan terjadi saat ada perubahan produk maupun layanan dari pemilik blog.

Frekuensinya pun terbilang lebih tetap dan statis hanya ketika diperlukan saja.


Tempat Bernaung

Bicara soal tempat bernaung, perbedaan website dan blog sepertinya cukup mencolok di sini. Blog bisa ditempatkan di dalam website sebagai bentuk afiliasi.

Biasanya ini dilakukan oleh perusahaan tertentu yang mendatangkan traffic ke website dengan konten-konten blognya.

Sehingga bisa dikatakan blog merupakan bagian dari website.

Sementara website terdapat di dalam sebuah domain yang menaungi agar lebih mudah teridentifikasi dan diakses oleh pengguna.

Itulah beberapa perbedaan website dan blog yang perlu kamu ketahui.

Jika memang ingin menunjang bisnis, maka keduanya perlu untuk kamu buat. Namun, jangan lupa untuk memberikan treatment masing-masing sesuai dengan fungsinya.

Jika baru saja ingin memulai bisnis, KoinWorks siap membantumu untuk mendapatkan modal usaha.

Lewat KoinBisnis kamu bisa menikmati pinjaman hingga Rp2 miliar. Tidak perlu takut, karena bunga cicilannya terjangkau yaitu 0.75% – 0.67% per bulan dan tanpa biaya tersembunyi. Jadi, tunggu apalagi? Yuk, kembangkan bisnis bersama!


Simulasi Permodalan Usaha

Jumlah Modal Usaha

Suku Bunga/Tahun (% APR)

Jangka Waktu (Tahun)


Cicilan Bulanan
Bunga Pinjaman
Pokok + Bunga

Syarat & Ketentuan


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.