Kamu sedang mencari strategi meningkatkan penjualan di Ramadhan? Kamu berada di artikel yang tepat.

Bulan Ramadhan ternyata tak hanya membawa berkah dan pahala besar bagi umat Muslim.

Masyarakat non-muslim juga dapat memanfaatkan bulan suci untuk meningkatkan penjualan.

Bisnis menjelang lebaran memang berpeluang meraih omset fantastis karena bertepatan dengan peningkatan kebutuhan masyarakat.

Umat Muslim membutuhkan banyak persiapan untuk menyambut Idul Fitri, mulai dari persediaan makanan, buah tangan untuk keluarga besar dan kerabat, perlengkapan ibadah baru, hingga sewa mobil untuk mudik.

Jadi, jangan sampai kamu menyia-nyiakan kesempatan untuk meraup keuntungan bisnis yang berlipat ganda, ya.

Apabila kamu belum memiliki bisnis, yuk mulai cari tahu ide bisnis bulan ramadhan yang bisa mendatangkan keuntungan untukmu.

Untuk kamu yang sedang menjalankan bisnis, pastikan lakukan beberapa strategi meningkatkan penjualan ini agar omset bisnis meroket tajam di bulan Ramadhan:


Pastikan Ketersediaan Produk untuk Meningkatkan Penjualan di Ramadhan

Jika omset bisnis selalu meningkat drastis pada bulan Ramadhan tahun-tahun sebelumnya, maka kamu harus mengantisipasi hal tersebut dengan menjamin ketersediaan stok produk.

Kamu bisa memanfaatkan data penjualan Ramadhan dalam kurun waktu 2 hingga 3 tahun lalu untuk mengestimasi stok produk yang harus disiapkan.

Persiapan stok produk dalam jumlah banyak harus diimbangi dengan ketersediaan tempat penyimpanan dan proses distribusi yang lancar.

Upaya sederhana ini dapat mempertahankan loyalitas pelanggan karena tak perlu beralih ke bisnis kompetitor untuk mencari produk yang sama.

Baca juga: Strategi Bisnis Elon Musk, Ikuti Langkahnya Menuju Kesuksesan


Memasang Banner Promo Ramadhan

Strategi meningkatkan omset penjualan harus dibarengi dengan upaya publikasi yang gencar.

Kamu juga harus paham strategi promosi agar promosi yang kamu adakan efektif.

Salah satu cara adalah dengan menyiapkan banner promo ramadhan agar para pelanggan mengetahui promo khusus pada bulan suci tersebut.

Banner promo harus berukuran besar, desain dan ukuran hurufnya mudah dibaca, serta memuat informasi promo yang menarik sehingga pelanggan tergugah untuk berbelanja.

Selain memasang banner fisik di toko atau lokasi bisnis, kamu juga bisa memasang banner digital di website untuk menarik perhatian pengguna internet.


Menyiapkan Paket Bundling Ramadhan

Kalau ingin omset bisnis meningkat di bulan puasa, sebaiknya kamu juga menyiapkan paket bundling Ramadhan sesuai kebutuhan pelanggan.

Contohnya, paket bundling berupa biskuit kaleng dan sirup dengan harga lebih murah daripada harga produk yang dijual terpisah.

Paket bundling tersebut biasanya diburu banyak orang sebagai sajian hari raya di rumah atau buah tangan untuk para kerabat.

Paket bundling yang harganya terjangkau dan bermanfaat sesuai kebutuhan pelanggan pasti laris manis.

Bahkan, paket tersebut juga bisa menjadi keunggulan bisnismu jika para kompetitor tidak menyiapkan paket bundling serupa.


Menambah Jam Operasional

Upaya meningkatkan penjualan bisnis juga dapat dilakukan dengan menambah jam operasional.

Pada bulan Ramadhan, umat Muslim ternyata aktif berbelanja online pada jam sahur hingga menjelang salat Subuh.

Fenomena unik tersebut tentu tidak terjadi di bulan lainnya. Oleh sebab itu, kesempatan emas tersebut patut dimanfaatkan untuk meningkatkan omset bisnis.

Tak ada salahnya bila kamu menambah jam operasional bisnis sehingga bisa melayani pelanggan secara cepat sejak dini hari.


Menyisihkan Keuntungan untuk Bersedekah

Bisnis menjelang lebaran sebaiknya bukan hanya bertujuan meraup keuntungan demi kepentingan pribadi.

Alangkah lebih baik bila kamu menyisihkan sebagian keuntungan bisnis untuk bersedekah.

Kamu bisa mempublikasikan hal mulia tersebut kepada para pelanggan agar semangat bersedekah menyebar secara luas.

Biasanya para pelanggan akan tergugah membeli  produk atau jasamu karena hal tersebut berarti turut menyalurkan sebagian rezeki untuk bersedekah.


Memanfaatkan Media Sosial Semaksimal Mungkin

Bisnis menjelang lebaran juga wajib memanfaatkan media sosial semaksimal mungkin bila ingin meningkatkan penjualan.

Beberapa hal yang patut dilakukan di media sosial antara lain:

  • Menggunakan hashtag yang sesuai dengan bisnis dan momen lebaran, misalnya #hamperslebaran2021 #bajulebaranmurah #bajulebarananak #kuekeringlebaran dan lainnya.
  • Mengunggah informasi tentang diskon produk dan promosi lainnya di media sosial.
  • Meningkatkan kualitas interaksi dengan pengguna media sosial lain sehingga semakin banyak yang tergugah untuk berbelanja.
  • Mengamati media sosial kompetitor sehingga bisa menentukan strategi lanjutan dan mengungguli kompetisi bisnis.
  • Mengajukan endorsement untuk selebriti nasional, selebgram, seleb Tiktok, dan influencer lainnya agar bisnismu semakin populer.
  • Membuat giveaway berhadiah untuk meningkatkan antusiasme dan interaksi dengan para pengguna media sosial.

Meningkatkan Penjualan di Ramadhan dengan Memberi Hadiah

Jangan pelit memberikan apresiasi untuk para pelanggan yang sudah setia dengan bisnismu.

Kamu patut memberikan hadiah sebagai bentuk terima kasih kepada para pelanggan.

Alangkah lebih baik bila hadiah lebaran diberikan satu hingga dua minggu sebelum Idul Fitri tiba.

Sehingga pelanggan merasa dihargai dan kemungkinan besar loyalitasnya pun semakin meningkat.

Bukan mustahil bila pelanggan setia bisnismu akan memesan produk dalam jumlah banyak untuk memenuhi kebutuhan hari raya.

Baca juga: Tips Packing Kue Lebaran Aman Dan Mudah


Meningkatkan Penjualan di Ramadhan dengan Konten

Kamu patut memanfaatkan akun media sosial bisnis dan website untuk mengunggah konten tentang bulan Ramadhan.

Usahakan agar konten tersebut berkaitan dengan bisnismu sehingga engagement meningkat dan pengguna internet tergugah untuk berbelanja.

Contohnya, bila kamu menjalankan bisnis kuliner, kamu bisa mengunggah konten menarik tentang resep menu buka puasa yang lezat, inspirasi menu lebaran tanpa santan, dan solusi makanan praktis untuk pelanggan yang ditinggal mudik asisten rumah tangga.


Kalau kamu berhasil mempraktikkan strategi meningkatkan penjualan tersebut, niscaya omset bisnis akan meningkat drastis menjelang lebaran.

Jangan lupa menyisihkan sebagian keuntungan bisnis untuk tujuan ekspansi, ya.

Bila kamu belum punya modal yang mencukupi untuk mengembangkan bisnis, kamu bisa mendapatkan solusi dari KoinBisnis.

KoinBisnis dari KoinWorks adalah fasilitas pinjaman tanpa agunan untuk bisnis yang telah terdaftar di OJK dengan limit mencapai 2 miliar rupiah dan bunga sangat rendah (berkisar antara 0,75% hingga 1,67% per bulan).

Jika kamu memanfaatkan KoinBisnis untuk memperoleh tambahan modal, kamu tak akan direpotkan oleh bunga pinjaman yang tinggi, proses berbelit-belit, atau sistem penagihan yang mengganggu privasi.

Kamu bisa menyesuaikan tenor pinjaman dengan kondisi finansialmu, mulai dari 6 hingga 24 bulan.

Proses persetujuan dan pencairannya bisa langsung disalurkan ke rekening bank hanya dalam waktu satu sampai tiga hari.


Simulasi Permodalan Usaha

Jumlah Modal Usaha

Suku Bunga/Tahun (% APR)

Jangka Waktu (Tahun)


Cicilan Bulanan
Bunga Pinjaman
Pokok + Bunga

Syarat & Ketentuan


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.