Mudah! Begini Cara Mengiklankan Video Youtube – Sebagai pebisnis, tentu harus siap untuk beradaptasi menghadapi perkembangan digital yang begitu pesat. Mulai dari adaptasi industri hingga mempromosikan produk yang kamu jual.

Salah satu cara yang sudah ramai dilakukan oleh pebisnis yang sudah duluan terjun ke dunia digital adalah membuat channel Youtube dan menjual produknya lewat video mereka.

Tentu mereka juga menggunakan cara mengiklankan video Youtube agar menjangkau jumlah penonton yang banyak.

Tidak terlalu sulit sebenarnya untuk mengiklankan video Youtube kamu. Jika dilakukan secara konsisten, dalam jangka waktu beberapa bulan kamu pasti akan mendapat jumlah penonton dan subscriber sesuai target.

Berikut adalah tiga langkah yang bisa kamu ikuti untuk mengiklankan video Youtube kamu agar bisa menjangkau banyak penonton atau target audiens.

Baca juga : Cara Buat Konten Youtube Menarik untuk Pemula


1. Buat dan upload video kamu

Tentu hal yang paling utama untuk kamu lakukan sebelum lanjut ke cara mengiklankan video Youtube lainnya adalah dengan membuat dan mengupload video kamu.

Di langkah pertama ini ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk memaksimalkan hasil iklan video kamu nanti. Apa sajakah itu?

Buat video dengan topik yang banyak dicari

Dengan begitu, video kamu akan terlihat menarik dan memperbesar potensi untuk mendapatkan klik dan ditonton lebih dari 30 detik.

Lengkapi profil channel kamu

Tujuannya adalah untuk mengantisipasi kedatangan visitor yang berhasil melakukan klik di iklan video Youtube kamu.

Kamu tidak mau kan mereka hanya mampir sebentar karena kurang tertarik dengan tampilan profil channel kamu yang tidak ada isinya dan hanya menghasilkan bounce rate.

Buat judul video yang menarik

Judul video adalah salah satu dari beberapa hal yang pertama kali dilihat saat muncul di pencarian. Jadi, pastikan untuk membuat judul yang menarik, singkat, dan relevan dengan isinya. Bedakan dengan judul clickbait, ya.

Gunakan thumbnail yang sangat menarik

Nah, ini yang tidak kalah krusial dari judul video. Thumbnail adalah hal utama yang dilihat oleh para audiens dan berpengaruh besar dalam jumlah klik.

Pastikan untuk membuat thumbnail yang tidak hanya menarik tapi sangat menarik, dengan gambar yang representatif dan berisi tulisan teaser tentang topik video kamu.

Belajar dari yang terbaik

Sebelum mengiklankan video kamu, pastikan untuk membuat video yang menarik dan berisi konten yang lebih baik daripada video lain yang serupa.

Pelajari bagaimana video lain mengemas konten atau topik yang mirip dan bisa berhasil menarik jumlah views yang banyak. Singkatnya, amati, tiru, dan modifikasi.

Setelah kamu sudah punya bekal video yang dikemas dengan menarik dan memiliki konten yang pasti disukai banyak orang, saatnya memilih target audiens sebagai langkah atau cara mengiklankan video Youtube kamu selanjutnya.

Baca juga : 7 Tips Foto Produk Agar Online Shop Laris Manis


2. Pilih target audiens yang tepat

Sebelum kamu meluncurkan campaign iklan Youtube dengan menggunakan Google Ads, tentu kamu harus membuat strategi tentang siapa yang akan jadi target iklan video Youtube kamu.

Melansir dari Youtube Creator Academy, ada empat elemen utama yang harus dipenuhi saat menentukan target audiens sebagai salah satu cara pasang iklan di Youtube.

Siapa

Pilih target penonton yang spesifik dan sesuai dengan bahasa, minat, dan demografi yang kamu targetkan. Contoh: Laki-laki penggemar otomotif dengan rentang usia 23-45 tahun yang men-subscribe channel review otomotif dan tutorial otomotif.

Apa

Pilih topik yang paling relevan dengan topik utama channel kamu untuk menjangkau penonton yang sering mencari konten tertentu. Kamu juga bisa pilih video atau channel lain untuk meletakkan dan menampilkan iklan video Youtube kamu.

Di mana

Tentukan lokasi target penonton kamu, mulai dari kota, area, negara, hingga kode pos. Bahkan kamu juga bisa menentukan lokasi tertentu di radius yang kamu inginkan.

Kapan

Tentukan juga akan seberapa sering iklan kamu ingin ditampilkan, di perangkat mobile atau komputerm atau jika bujet kamu terbatas bisa juga mengatur penayangan iklan hanya satu hari penuh.


3. Tetapkan bujet yang kamu miliki

Bujet atau biaya iklan yang kamu miliki cara kerjanya adalah baru akan ditarik saat penonton melakukan klik di iklan kamu (cost per click) atau menonton video iklan Youtube kamu selama lebih dari 30 detik (cost per view).

Beda jenis iklan tentu beda bujet yang ditawarkan. Kenali dulu beberapa jenis dan masing-masing cara pasang iklan di Youtube berikut ini.

TrueView In-Stream

Iklan jenis ini segera muncul di dalam konten yang ditonton. Setelah 5 detik, adalah pilihan “Skip this ads” atau target audiens bisa terus menontonnya.

Kamu hanya akan dikenakan biaya jika penonton terus menonton iklan video Youtube kamu selama 30 detik tau melakukan interaksi dengan iklan kamu.

Iklan jenis ini bisa muncul di awal, di tengah, atau setelah video yang sedang ditonton berakhir.

Baca juga : 7 Aplikasi Edit Foto untuk Produk Olshop

TrueView Discovery

Iklan jenis ini akan muncul di samping video Youtube terkait. Hanya akan dikenakan biaya jika penonton melakukan klik dan mulai menonton iklan video Youtube kamu.

Iklan Bumper

Iklan ini memiliki durasi 6 detik atau lebih pendek yang bisa ditayangkan sebelum, di tengah, atau setelah video lain ditonton. Bedanya dengan TrueView In-Stream, iklan ini tidak bisa di-skip dan kamu harus membayar biaya setiap iklan ditayangkan per 1000 kali.

Mudah kan cara mengiklankan video Youtube di atas?

Bagaimana pun juga, channel Youtube yang terus kamu kembangkan adalah termasuk aset berharga untuk bisnis kamu ke depannya.

Penonton setia yang kamu kumpulkan jika di-maintain secara konsisten akan membentuk satu komunitas yang tentu bisa jadi investasi nantinya.


Kalau untuk sekarang, kamu bisa mengembangkan aset agar bisa menjadi pegangan bisnis kamu di masa depan dengan berinvestasi di KoinBond melalui KoinWorks.

Selain caranya mudah, semua asetmu bisa termonitor dalam satu apliakasi dan keamanan yang terjamin. Untuk informasi lengkap KoinBond bisa kamu temukan di sini.


Simulasi Permodalan Usaha

Jumlah Modal Usaha

Suku Bunga/Tahun (% APR)

Jangka Waktu (Tahun)


Cicilan Bulanan
Bunga Pinjaman
Pokok + Bunga

Syarat & Ketentuan


Ikuti @entrepreneurcamp.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.